Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Tahun 2020 menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di halaman Mapolres Buleleng, Rabu (26/2) pagi.

SINGARAJA, balipuspanews.com — Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Buleleng, AKBP I Made Sinar Subawa, S.I.K.,M.H, menegaskan seluruh anggota beserta jajarannya siap mewujudkan pemerintah yang bersih dan bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Hal tersebut disampaikan saat Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Tahun 2020 menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di halaman Mapolres Buleleng, Rabu (26/2) pagi.

 

Kapolres Sinar Subawa mengharapkan dukungan bersifat konstruktif (membangun) dari berbagai pihak dan juga masyarakat dalam pembangunan zona integritas di wilayah hukum Polres Buleleng.

 

“Siapapun (masyarakat) bisa memberikan informasi jika menemukan atau secara langsung mengetahui adanya praktek KKN di setiap layanan Polres Buleleng. Hal itu pastinya akan berdampak positif sehingga Polres Buleleng nantinya bisa meraih predikat WBK dan WBBM,” ungkapnya.

 

Selain itu, ia pun mengingatkan kepada masyarakat, agar tidak coba-coba memberikan sesuatu dalam layanan, termasuk dalam proses penegakan hukum.

 

“Kami berharap, setiap anggota memegang teguh ikrar yang telah diucapkan karena kita tidak pungkiri dalam melaksanakan tugas pastinya akan menemui beragam cobaan dan godaan,” imbuhnya.

 

Meski demikian, Kapolres Sinar Subawa berkeyakinan dengan tekad dan komitmen yang kuat serta semboyan Membuka Komunikasi dan Menutup Pintu Korupsi serta Tegar dalam Kejujuran, niscaya Pembangunan Zona Integritas menuju WBK dan WBBM bakal terwujud.

 

Sementara, Wakil Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG mendukung penuh Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Tahun 2020 menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Kabupaten Buleleng. Hal tersebut juga dilakukan untuk menunjang pelayanan publik yang lebih cepat, tepat dan transparan.

 

Wabup Sutjidra mengatakan, di era globalisasi yang ditandai dengan kemajuan teknologi saat ini jika tidak didukung dengan sebuah upaya percepatan pelayanan publik tentu akan berdampak pada kualitas pelayanan. Tak terkecuali Polres Buleleng yang dalam hal ini sebagai instansi penegak hukum, pelindung dan pengayom masyarakat. Seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng serta Instansi Vertikal diharapkan agar saling bersinergi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Instansi terkait yang bertugas mengayomi masyarakat agar benar-benar telah siap menjadi instansi yang berpredikat zona integritas,” singkatnya.

 

Nah, saat Pencanangan Zona Integritas disertai ikrar, seluruh Porsonel Polres Buleleng beserta jajaran Polsek  mengucapkan delapan (8) ikrar.

1. Senantiasa melaksanakan tugas dengan ikhlas dan bertanggung jawab.

2. Bertekad mewujudkan Polres Buleleng yang bersih disiplin dan unggul.

3. Selalu melayani dengan sopan, ramah, dan tidak mempersulit.

4. Menolak segala bentuk perbuatan Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme.

5. Selalu bersikap jujur dan bekerja cerdas.

6. Selalu menumbuhkan prinsip dan mental anti korupsi.

7. Patuh dan taat kepada kode etik polri dan kode etik pelayanan.

8. Bersedia diberikan sanksi dan tindakan apabila melanggar ikrar.