Jumat, Februari 23, 2024
BerandaNasionalJakartaKapolri Benarkan Penangkapan Irjen Teddy Minahasa

Kapolri Benarkan Penangkapan Irjen Teddy Minahasa

JAKARTA, balipuspanews.com – Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menegaskan Inspektur Jenderal (Irjen) Pol. Teddy Minahasa yang baru diangkat sebagai Kapolda Jawa Timur sudah ditahan di tahanan khusus karena diduga terlibat dalam peredaran narkoba.

Sejauh ini, Kapolri belum bisa memastikan, apakah Irjen Teddy terlibat sebagai pengguna atau pengedar. Kapolri hanya mengatakan pihaknya masih terus melakukan proses penyidikan yang dilakukan oleh Propam Polri.

Sigit menjelaskan keterlibatan Teddy Minahasa diketahui dari penyidikan jaringan narkoba yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya.

Penyidikan itu berdasarkan laporan masyarakat, lalu dilakukan pendalaman, kemudian ditangkap tiga warga sipil. Dari situ dilakukan pengembangan ternyata terdapat keterlibatan anggota Polisi berpangkat Bripka dan Kompol dengan jabatan kapolsek.

“Atas dasar tersebut kami minta kembangkan, saya minta terus dikembangkan kemudian berkembang pada seorang pengedar, dan mengarah kepada personel oknum anggota polri yang berpangkat AKBP, mantan Kapolres Bukit Tinggi,” ucap Kapolri Listyo Sigit Prabowo dalam keterangan persnya di Gedung Rupatama Mabes Polri, Jumat (14/10/2022).

BACA :  Begal Bawa Parang Resahkan Warga, Dua Warga Berlindung ke Rumah Warga

Hingga saat ini, Irjen Teddy Minahasa masih diamankan ditempat khusus, guna penyelidikan lebih lanjut.

“Saya perintahkan periksa dengan cermat. Jika terbukti juga sudah saya perintahkan sidang etik dan pidana. Kepada Kapolda Metro Jaya juga sudah saya minta, usut terus sampai tuntas,” tegas Kapolri.

Dengan adanya kasus ini, Kapolri me-warning seluruh jajarannya untuk tidak main-main dengan narkoba, judi online dan lainnya. Ia tegaskan, tidak akan main-main juga. Siapa pun yang terlibat, ia tidak akan lihat apa pangkatnya. Jika terlibat akan ditindak tegas.

Penulis : Hardianto

Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular