Kapolsek Tegallalang AKP Gede Sukadana. Foto Oka Suryawan Balipuspanews.com
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

GIANYAR, balipuspanews.com- Ada pesan khusus disampaikan Kapolsek Tegallalang AKP Gede Sukadana disela memantau pengumuman kelulusan siswa kelas XII SMK Negeri 1 Tegallalang tahun pelajaran 2018- 2019 di aula sekolah lingkungan Pura Dalem Kauh Pejeng Aji, Tegallalang, Senin ( 13/5/2019).

Kapolsek asal Bengkel, Tabanan itu meminta siswa yang telah tamat tidak merayakan kelulusan secara berlebihan.

“ Jangan terlalu bangga. Harus tetap berpegang dalam disiplin. Harus dipikirkan setelah tamat mau melanjutkan sekolah atau bekerja,” kata Kapolsek.

Mantan Kapolsek Kubu, Karangasem itu meminta siswa agar tidak merayakan kelulusan dengan euporia kebablasan.

“ Untuk mengantisipasi hal- hal yang tidak diinginkan kita akan melakukan patroli,” tegasnya.

Selain memberikan arahan kepada SMK Negeri 1 Tegallalang, jajaran Polsek Tegallalang juga memantau pengumuman di SMA Negeri 1 Tegallalang dan SMK Negeri 2 Tegallalang.

Sementara itu, rapat fleno kelulusan SMK Negeri 1 Tegallalang dihadiri dewan guru untuk memutuskan nasib 384 siswa yang tersebar dalam empat jurusan tersebut. Rapat fleno yang dipimpin Kepala Sekolah Wayan Oka Swabudanta itu memutuskan semua siswa kelas XII lulus 100 persen.

“ Kelulusan bukan hanya tergantung hasil Ujian Nasional. Tapi, penilaian pihak sekolah selama mengikuti studi tetap menjadi acuan,” sebut wakasek kesiswaan Made Merta Wiguna.

Dari pantauan Balipuspanews.com, kendati siswa saat melihat pengumuman menggunakan pakaian adat madya, habis itu mereka merayakan dengan menyemprotkan pilok ke pakaian hingga rambut. Perayaan juga dilakukan dengan konvoi sepanjang jalan protokol. Untuk mencegah hal- hal yang tidak diinginkan, pihak kepolisian itens mengawasi jalur- jalur yang dilalui siswa untuk merayakan kelulusan. ( bas)

Advertisement
Loading...

Tinggalkan Komentar...