Rabu, Februari 28, 2024
BerandaBulelengKarang Taruna Dituntut Peka Dengan Permasalahan Sosial di Wilayahnya

Karang Taruna Dituntut Peka Dengan Permasalahan Sosial di Wilayahnya

BULELENG, balipuspanews.com – Keberadaan Karang Taruna diharapkan bisa semakin meningkatkan kepedulian sekaligus kepekaan sosial generasi muda di masing-masing desa. Sehingga dengan begitu bisa secara aktif bersinergi dengan pihak-pihak terkait termasuk pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan sosial bagi pemerlu pelayanan permasalahan sosial.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buleleng Putu Kariaman Putra mengatakan bahwa Pemerintah Daerah sangat mendukung dilaksanakannya Temu Karya Karang Taruna di Kabupaten Buleleng. Apalagi keberadaan Karang Taruna merupakan salah satu pilar sosial yang memiliki tanggung jawab besar dalam penanggulangan permasalahan sosial yang terjadi di masyarakat. Sehingga melalui kegiatan yang terpadu serta terarah untuk tercapainya kesejahteraan sosial bagi masyarakat.

“Mari ciptakan program kegiatan kepemudaan yang dapat menyentuh langsung terhadap permasalahan sosial, sehingga keberadaan Karang Taruna benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” terang dia saat mewakili Penjabat Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana untuk membuka acara Temu Karya Karang Taruna Kabupaten Buleleng Tahun 2023 di Wantilan Praja Winangun Kantor Bupati Buleleng, Kamis (30/11/2023).

Kariaman menerangkan sebagaimana diamanatkan dalam Permensos Nomor 25 Tahun 2019, Karang Taruna merupakan organisasi yang dibentuk oleh masyarakat sebagai wadah organisasi muda untuk mengembangkan diri, tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran serta tanggung jawab sosial.

BACA :  WBP Rutan Negara Potong Tiga Ekor Babi

Untuk itu pihaknya berharap pelaksanaan temu karya sebagai agenda tertinggi dalam organisasi Karang Taruna ini dapat berjalan dengan tertib dan demokratis serta dapat menghasilkan keputusan yang terbaik untuk membawa organisasi kearah yang lebih baik dan berkualitas.

Sementara itu, Ketua Panitia Karang Taruna Kabupaten Buleleng Gede Hari Yuda Pratama menyampaikan Temu Karya ini merupakan agenda yang dilakukan setiap Karang Taruna baik itu di tingkat desa, kecamatan, kabupaten, provinsi dan sampai tingkat nasional ketika masa bakti kepengurusan telah berakhir.

Melalui Temu Karya ini akan dilaksanakan musyawarah untuk memilih pengurus Karang Taruna masa bakti berikutnya. Selanjutnya, hasil pemilihan tersebut akan ditetapkan dengan Surat Keputusan kepala desa/lurah untuk Karang Taruna desa/kelurahan, dan pada tingkat kecamatan sampai dengan nasional dikukuhkan oleh camat, bupati/walikota, gubernur, atau menteri sosial, sesuai kewenangannya. Serta akan dilanjutkan membuat laporan kepada Kepala Dinas Sosial Kabupaten/Kota.

Pihaknya menyadari masih banyak kekurangan dalam melaksanakan tugas selaku pengurus Karang Taruna Kabupaten. Untuk itu pada kesempatan ini pihaknya mohon maaf yang sebesar-besarnya karena selama kepengurusan periode 2018-2023 ini belum dapat menjalankan tugas dan fungsi dengan maksimal.

BACA :  Tekan Harga Jelang Hari Raya, Pasar Murah dan Operasi Pasar Digalakkan

Melalui kegiatan Temu Karya Karang Taruna Kabupaten Buleleng pada hari ini dirinya berharap akan muncul ide dan gagasan yang baru dari seluruh perwakilan Karang Taruna desa/kelurahan untuk bisa menjadi masukan bagi kepengurusan baru yang sebentar akan dipilih melalui musyawarah.

“Semoga kegiatan ini berjalan lancar sesuai dengan yang kita harapkan, serta dapat membawa Karang Taruna Kabupaten Buleleng semakin maju dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat khusunya dalam menangani permasalahan sosial,” harapnya.

Untuk diketahui, Ketut Ngurah Arya Krisna Satria Dharma S.Kep, terpilih menjadi Ketua Karang Taruna Kabupaten Buleleng massa bhakti 2023-2028 setelah dipilih secara musyawarah. Dimana, Arya Krisna sendiri sebelumnya menjadi Ketua Karang Karuna di Kelurahan Astina Kecamatan Buleleng.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular