sewa motor matic murah dibali
BANJAR, balipuspanews.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng bekerjasama dengan Kodim 1609/Buleleng melalui hibah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2019 menggelar Karya Bhakti Terpadu tahun 2019. Pada kegiatan ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Buleleng, Ir. Dewa Ketut Puspaka, MP menekankan pentingnya tiga pilar pembangunan.
Hal tersebut diungkapkannya usai membuka secara resmi Karya Bhakti Terpadu tahun 2019 di Wantilan Desa Pedawa, Kecamatan Banjar, Jumat (9/8).
Puspaka menjelaskan seperti diketahui tiga pilar pembangunan adalah pemerintah, swasta, dan masyarakat. Dari sisi pemerintah, komponennya banyak. Termasuk dari unsur TNI dan Polri. Pembangunan di desa pun sebenarnya tugas dari semua pihak.
“Kita harus bekerja sama dan bergotong royong membangun desa,” jelasnya.
Pemerintah hadir sebenarnya bukan untuk menyelesaikan masalah. Namun, untuk memberikan stimulus kepada masyarakat. Stimulus diberikan agar investasi terwujud melalui swasta. Masyarakat berswadaya untuk melakukan pembangunan.
“Itu yang kita lakukan. Sebagai contoh ya Karya Bhakti ini. Kita berikan stimulus,” ujar Puspaka.
Puspaka menambahkan pemberdayaan masyarakat yang berjalan selama ini di Buleleng. Partisipasi masyarakat di Buleleng dalam pembangunan sangat tinggi. Ini yang dirangsang dari program-program pembangunan sebagai stimulus.
“Pemerintah sukses memberikan stimulus, masyarakat mau berpartisipasi, hingga akhirnya swasta mau datang untuk berinvestasi,” imbuhnya.
Karya Bhakti Terpadu tahun 2019 ini akan dilaksanakan di Desa Pedawa dan berakhir di Desa Kayuputih Melaka. Menurut Dandim 1609/Buleleng, Letkol Inf Verdy De Irawan, S.H. M.Tr. (Han) dipilihnya Desa Pedawa karena bisa diselesaikan terkait pembebasan lahan. Dari enam sasaran yang diberikan, semuanya sudah dipelajari.
“Dan terpilihlah dua desa ini yang bisa diselesaikan khususnya dalam pembebasan lahan,” ungkapnya.
Dirinya menambahkan tidak ada hambatan yang berarti. Hanya saja, ketersediaan air yang menjadi masalah kecil. Namun, dengan kerjasama semua pihak, masalah ini bisa teratasi.
“Kita datangkan tangki air. Selain membantu pembangunan, kehadiran tangki air ini juga untuk mengatasi kelangkaan air di sini,” tutup Verdy De Irawan.
Untuk diketahui, Pemkab Buleleng memberikan hibah sebesar Rp 1,5 Milyar kepada Kodim 1609/Buleleng. Besaran tersebut digunakan untuk kegiatan fisik dan non fisik. Pembangunan fisik yaitu pembuatan jalan rabat beton sepanjang 1.709 meter yang menghubungkan Banjar Bangkiangsidem, Desa Pedawa dengan Banjar Melaka, Desa Kayuputih Melaka. Pada kegiatan non fisik diadakan penyuluhan masyarakat seperti penyuluhan narkoba dari BNNK Buleleng dan penyuluhan HIV/AIDS dari KPAD Buleleng