Jumat, Juli 19, 2024
BerandaBadungKaryawan Siapkan Makanan, Restoran La Torre Diamuk Si Jago Merah

Karyawan Siapkan Makanan, Restoran La Torre Diamuk Si Jago Merah

DALUNG, balipuspanews.com – Restoran La Torre yang terletak di Jalan Raya Tuka, Banjar Tuka, Desa Dalung, Kuta Utara, Badung ludes terbakar, pada Senin (29/1/2024). Peristiwa itu terjadi saat karyawan sedang menyiapkan makanan di dapur, dan salah satu kompor pemanas minyak mengeluarkan api hingga terjadi kebakaran.

Menurut Kasi Humas Polres Badung Iptu Ketut Sudana, pagi itu sekitar pukul 07.45 Wita, karyawan bagian dapur sedang mempersiapkan makanan. Adalah Kapten Kitchen berinisial WS,19, sedang memasang selang gas lalu menghidupkan dua kompor. Satu kompor digunakan untuk menggoreng kerupuk dan satunya lagi digunakan untuk memanaskan minyak.

Sementara dari kesaksian I Gede EAS,20, saat itu ia dan teman-temannya sedang persiapan menggoreng kerupuk. Tapi karena kerupuk habis, E mengambil stok kerupuk di gudang dan temannya W yang lanjut menggoreng.

Usai menggoreng, mereka lantas pergi ke restoran untuk menyiapkan meja. Menurut E, kala itu Kitchen sudah kosong. Diduga kuat, para karyawan lupa jika salah satu kompor sedang memanaskan minyak.

Terungkapnya hal ini saat saksi E mencium bau hangus.

BACA :  Silaturahim dengan AHY, Pimpinan MPR RI Terima Aspirasi Evaluasi Sistem Pemilu dan Demokrasi

“Saksi awalnya mengira bau hangus berasal dari tukang las di dekat restoran,” ungkap Iptu Sudana.

Pria asal Selemadeg Barat, Tabanan ini lantas turun ke kitchen dan mendapati api menyala besar. Saksi dan teman-temannya memanggil tukang di dekat restoran untuk membantu memadamkan api.

Mereka pun berusaha memadamkan api dengan menggunakan air dan pasir, tapi hasilnya tidak juga padam dan semakin membesar. Bahkan kobaran api langsung menyambar atap kitchen yang terbuat dari fiber dan membakar atap restauran yang terbuat dari bahan alang-alang.

Sebanyak 6 unit mobil dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Badung dikerahkan ke lokasi kebakaran. Kobaran api dapat dijinakkan pukul 10.30 WITA dan tidak ada korban jiwa. Meski padam, tak urung restoran beserta isinya ludes terbakar dan kerugian mencapai Rp 500 juta.

“Kebakaran itu diduga karena kompor minyak terlalu panas dan mengeluarkan api hingga terjadi kebakaran. Untuk antisipasi kejadian ini, kami menyarankan setiap karyawan usaha restoran diberikan pemahaman dan pelatihan cara mengatasi kebakaran. Setiap restoran maupun tempat usaha harus dilengkapi alat pemadam ringan (APR),” pungkasnya.

BACA :  Reklame Bodong dan Salah Tempat Ditertibkan

Penulis: Kontributor Denpasar

Editor: Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular