25.4 C
Denpasar
03/10/2022, 6:19 AM
BulelengKasihan, Puluhan Lansia Miskin dan Penyandang Disabilitas Luput Jatah Rastra

Kasihan, Puluhan Lansia Miskin dan Penyandang Disabilitas Luput Jatah Rastra

balipuspanews google news
- Advertisement -

Singaraja, balipuspanews.com — Sungguh miris kehidupan dijalani pasangan Putu Loka (64) dan istrinya Made Suci (60), warga Banjar Dinas Kelod Kauh, Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng.

Loka dalam keadaan sakit-sakitan, dan istrinya mengalami kebutaan sejak dua tahun lalu.

Didera sakit, keduanya praktis tak mampu lagi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Keduanya menggantungkan hidup kepada anaknya bernama Made Bagiasa, sehari-hari juga memiliki keterbatasan ekonomi, penghasilan rendah bekerja serabutan.

 

Pasangan Loka dan Suci, warga Kelod Kauh, Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Buleleng.

Tak hanya didera sakit, pasangan hidup dibawah garis kemiskinan ini pun mengaku tak mendapat jatah beras sejahtera (rastra) dari pemerintah sejak dua tahun lalu.

Padahal, sebelumnya pasangan lansia ini kerap mendapat jatah bantuan beras tersebut.

“Dulu, pernah dapat jatah beras dari pemerintah desa. Sekarang sudah tidak (dapat bantuan beras) lagi. Bantuan itu, sekitar dua tahun lalu, kalau KIS (Kartu Indonesia Sehat) kami punya,” kata Suci saat ditemui dikediamannya.

Suci pun mengaku sempat mengadu kepada petugas di desa setempat, namun hingga kini dirinya belum mendapat jawaban dan kepastian terkait bantuan beras dari pemerintah tersebut.

“Mungkin tidak terdaftar lagi ya? Tapi, kami sangat berharap dibantu pemerintah, biar dapat beras gratis, kalau boleh setiap bulan,” ujarnya dengan nada polos.

Baca Juga :  Panen Bawang Putih, PJ Bupati Buleleng Gandeng Perumda Untuk Serap Hasil Produksi

Serupa, Made Tari (66), masih warga Banjar Dinas Kelod Kauh mengalami nasib yang sama. Tari juga tidak menerima beras rastra bantuan pemerintah.

Meski usianya telah uzur, Tari tergolong tangguh. Setiap hari, ia kerja banting tulang mencari barang rongsokan ataupun memungut plastik bekas, dan barang-barang daur ulang tersebut dijual kepada bank sampah di desa setempat.

Kegigihan Tari tak sampai disitu, tak jarang ia ikut bekerja selaku buruh petik tanaman bunga untuk menambah penghasilan.

Belakangan diketahui, pekerjaan itu dilakoni untuk membiayai cucunya, saat ini masih mengenyam pendidikan di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Pun, dengan keluarga Made Rauh (64). Dia merasa diperlakukan tak adil. Pasalnya, penerima bantuan beras rastra saat ini justru keluarga tergolong mampu.

“Kok malah ada orang yang mampu dapat jatah beras gratis, sedangkan paman kami (Made Rauh) nyata-nyata miskin tidak dapat bantuan,” ungkap keluarga Made Rauh enggan disebut namanya.

Kepala Dusun (Kadus) Banjar Dinas Kelod Kauh, Nyoman Marsajaya tak menampik banyak warga kurang mampu mengeluh terkait realisasi pendistribusian bantuan rastra.

Baca Juga :  Terjebak Medan Terjal, Mobil WNA Ukraina Jatuh ke Jurang Sedalam 15 Meter

Pihaknya pun mengakui, jika pendistribusian beras rastra selama ini tidak tepat sasaran.

“Penerima rastra di Kelod Kauh saat ini 30 orang, dan hampir semuanya tidak sesuai, karena mereka tergolong mampu,” ujar Marsajaya usai mengunjungi warga kurang mampu bersama Anggota DPRD Provinsi Bali, Nyoman Tirtawan, Rabu (7/3).

Kadus Marsajaya secara blak-blakan dihadapan Tirtawan mengungkapkan bahwa masih terjadi polemik terhadap pendistribusian jatah rastra, dan masalah itu terjadi hampir di seluruh dusun di desa Panji.

Khusus di Kelod Kauh, sebut Marsajaya, warga belum menerima rastra jumlahnya mencapai puluhan warga, dan mereka sudah digolongkan dalam tiga kategori layak untuk menerima jatah rastra dari pemertintah.

“Kategori ada tiga jenis dinyatakan layak sebagai penerima jatah rastra. Diantaranya, lansia disabilitas, lansia tidak produktif, dan lansia produktif namun suaminya sudah meninggal. Total jumlah belum tercover jatah rastra 30 orang,” jelasnya.

Namun begitu, pihaknya sudah berulangkali melakukan usulan kepada  Dinas Sosial Buleleng agar para lansia miskin dan penyandang disabilitas bisa menikmati jatah bantuan rastra.

Baca Juga :  Pemkab Buleleng Terus Diperkuat Rantai Pasok Komoditas Pangan Kendalikan Inflasi

“Petunjuk Dinsos, lalunkami melakukan validasi data penerima bantuan rastra. Nama tidak layak dapat rastra kami coret, diganti dengan nama yang layak menerima. Tapi, saat turun bantuan dari pemerintah, kok nama-nama itu lagi yang nongol, padahal sudah kami coret. Itu yang tidak saya mengerti,” kata dia.

Melihat hal itu, Anggota DPRD Provinsi dapil Buleleng, Nyoman Tirtawan tak mampu menutupi kekecewaannya atas kebijakan dari instansi terkait dalam penyaluran bantuan rastra dinilai tidak tepat sasaran.

“Patut disayangkan, banyak sekali warga miskin di Kelod Kauh luput dari perhatian pemerintah. Bahkan, sampai ada penyaluran rastra kepada masyarakat tidak sesuai. Benernya, instansi terkait sigap, harus turun, cross cek, jangan diam saja dong,” tegasnya.

Politisi Nasdem asal Desa Bebetin itupun berharap kepada dinas terkait, khususnya Dinas Sosial Buleleng agar melakukan pendataan ulang terhadap para penerima rastra.

“Kalau terus dibiarkan, kan kasihan masyaraktnya. Kita (lembaga legeslatif dan eksekutif) wajib memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ya, mana yang berhak dan pantas menerima rastra harus diprioritaskan,” pungkasnya.

- Advertisement -
- Advertisment -

Terpopuler

Balipuspanews TV
Video thumbnail
Bupati dan Jajaran Pemkab Buleleng Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-77 Kemerdekaan RI
01:18
Video thumbnail
Sekda beserta Jajaran Pemkab Buleleng Mengucapkan Selamat Hari Ulang tahun ke-77 Republik Indonesia
01:24
Video thumbnail
DPRD Buleleng Beserta Jajaran Mengucapkan Selamat Menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan
01:14
Video thumbnail
Sambutan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, S T Tentang Hari Raya Galungan dan Kuningan
00:53
Video thumbnail
Jajaran Pemerintah Kabupaten Buleleng Mengucapkan Selamat Hari Suci Idul Fitri 1443 Hijriah
01:09
Video thumbnail
Jelang Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok di Karangasem Masih Stabil
01:11
Video thumbnail
Pelaku Illegal Logging Ditangkap Petugas TNBB
01:29
Video thumbnail
Memasuki Bulan Ramadhan, Kunjungan Wisatawan ke Desa Penglipuran Menurun
01:23
Video thumbnail
Tahap Perbaikan, Pelabuhan Padangbai Hanya Operasikan Satu Dermaga
01:27
Video thumbnail
Wujudkan Keselamatan Mudik Lebaran, Dishub Denpasar Cek Kondisi Angkutan
02:26
Video thumbnail
Nikahi Wanita Pujaan, Tersangka Narkoba Dikawal Ketat Polisi
03:03
Video thumbnail
Panen Raya, Karangasem Semakin Menggeliat Jadi Sentra Kapas
03:58
Video thumbnail
Jelang Arus Mudik, Sejumlah SPBU di Jembrana Diperiksa
02:41
Video thumbnail
Denpasar Akan Jadi Pilot Project Transisi Energi Bersih
02:29
Video thumbnail
Diserbu Pembeli, Agen Migor Curah di Pasar Negara Kehabisan Stok
01:42
Video thumbnail
Stok Solar untuk Nelayan Mulai Aman
02:17
Video thumbnail
Megangsingan Diinstruksikan Jadi Agenda Rutin Kepariwisataan
03:19
Video thumbnail
Kasus Gigitan Anjing Rabies Terus Bertambah, Vaksinasi Digencarkan di Zona Merah
01:47
Video thumbnail
Desa Adat Gerokgak Segera Buat Upacara Pasca Sejumlah Makam Dirusak Misterius
02:47
Video thumbnail
Kue “Hati” yang Dibagikan kepada Siswa SMP di Gianyar Negatif Narkoba
03:14
Video thumbnail
Orang Tak Dikenal Bagikan Kue ke Anak Sekolah Viral di Medsos, Polisi Lakukan Pengecekan
02:09
Video thumbnail
Percetakan Terbakar, Api Hanguskan Ribuan Naskah Ujian SD dan SMP se Kabupaten Buleleng
03:27
Video thumbnail
Pertamina Buka Suara Terkait Pasokan Pertalite dan Solar
03:07
Video thumbnail
Covid 19 Melandai, Kasus DBD Melonjak di Karangasem
01:34
Video thumbnail
449 Ribu Lebih Unit Motor di Bali Nunggak Pajak
03:32
Video thumbnail
PTM di Buleleng Dimulai Lagi, Sejumlah Sekolah Masih Terapkan PTM Terbatas
02:09
Video thumbnail
BBM Naik, Pertalite Mulai Langka di Gianyar
01:34
Video thumbnail
April 2022, Sebagian Besar Wilayah Karangasem Diperkirakan Memasuki Awal Musim Kemarau
02:04
Video thumbnail
Harga Minyak Curah di Karangasem Merangkak Naik
01:13
Video thumbnail
Selama Tiga Bulan, Kasus Gigitan Anjing Rabies di Jembrana Tertinggi di Bali
01:24
Video thumbnail
Erick Thohir Minta Fasilitas UMKM Lokal Diperluas di Pelabuhan Sanur
02:13
Video thumbnail
Sembahyang ke Pura Besakih Kena Retribusi, Ini Penjelasan Pengelola
02:30
Video thumbnail
Harga Lebih Murah, Warga Rela Antre Beli Migor Curah
01:09
Video thumbnail
Hujan Deras di Desa Mayong, Jalan Utama Sebagian Ambles Tergerus Longsor
01:49
Video thumbnail
Warga Korban Banjir di Desa Pengambengan Mulai Mengeluh Gatal gatal
02:07
Video thumbnail
Masyarakat yang Ikut Vaksinasi dan Bawa Sampah Plastik, Dapat Sembako
02:54
Video thumbnail
Bangkitkan Heritage City Tour, Sejumlah Dokar Gratis Disediakan di Denpasar
02:06
Video thumbnail
Vaksinasi Booster Masih Rendah, Buleleng Terus Kejar Target
02:31
Video thumbnail
BOR di Rumah Sakit Kabupaten Buleleng 1,72 persen
01:52
Video thumbnail
Presiden Jokowi Terima Pebalap MotoGP di Istana Merdeka
02:28
Video thumbnail
Desa Beraban dan Dauh Peken, Tabanan Ditetapkan Sebagai Desa Ramah Perempuan & Peduli Anak Bersinar
03:49
Video thumbnail
Tanah dan Air Suci dari Pura Pusering Jagat untuk IKN Nusantara Disaksikan Jokowi
03:57
Video thumbnail
Denpasar Targetkan Cakupan Vaksinasi Booster Capai 50 Persen di April 2022
02:33
Video thumbnail
Seluruh RTH Dibuka, Masyarakat Diimbau Jangan Lengah Prokes
01:32
Video thumbnail
Bookingan Kamar Hotel Penonton Moto GP Mandalika di Karangasem Terancam Batal
01:32
Video thumbnail
PTM di Buleleng Masih Dibatasi 50 Persen
01:45
Video thumbnail
Ribuan Lebih Produk Bernilai Puluhan Juta Hasil Penindakan Loka Pom Dimusnahkan
02:37
Video thumbnail
Pendakian Lewat Jalur Pura Pasar Agung Dilarang Jelang Piodalan Purnama Kedasa
01:29
Video thumbnail
Isoter Asrama Undiksha Ditutup
01:52
Video thumbnail
Kasus Terus Melandai, Vaksinasi Booster di Buleleng Terus Digencarkan
01:49
Member of