Jumat, Oktober 30, 2020
Beranda Bali Buleleng Kasus Pembunuhan Masih Misterius, Warga Depeha Mulai Was-Was

Kasus Pembunuhan Masih Misterius, Warga Depeha Mulai Was-Was

BULELENG, balipuspanews.com – Masih misteri kasus dugaan pembunuhan dan perampokan yang menewaskan seorang janda bernama Putu Sekar beberapa bulan lalu, membuat was-was sebagian warga Desa Depaha, Kubutambahan, Buleleng, khususnya yang berada di Dusun Seganti.

Pasalnya, setelah berselang dua bulan peristiwa tersebut pelaku diduga masih berkeliaran. Pihak kepolisian belum juga menemukan pelaku di balik peristiwa yang menewaskan janda desa berusia 50 tahun ini.

Kepala Dusun Seganti, Gede Sri Nyarnya mengutarakan bahwa pihaknya beberapa kali menerima keluh kesah dari warga yang merasa masih was-was, sebab sampai saat ini pelaku masih bebas berkeliaran.

“Saat ini warga masih merasa was-was. Kemarin ada yang menyampaikan ke saya. Mereka ada kekhawatiran jangan-jangan pelakunya masih berkeliaran di sekitar sini,” ujarnya via telepon, Jumat (25/9/2020).

Lanjutnya keresahan warga Desa Depaha bukan tanpa sebab. Mengingat hingga saat ini pelaku belum ditangkap oleh pihak berwajib. Bahkan masyarakat tidak berani menyimpulkan siapa yang menjadi pelakunya. Sehingga memunculkan rasa kekhawatiran ditengah masyarakat.

“Masyarakat tidak berani menyimpulkan pelakunya kira-kira si A, atau si B. Karena menyangkut kriminalitas dan pembunuhan, sedangkan pelakunya belum terungkap, tentu ada kekhawatiran tersendiri, jangan-jangan nanti ada korban lain,” lanjutnya.

Tak sekedar itu dirinya pun mengungkapkan, pasca kejadian sadis tersebut sejumlah warganya mengalami ketakutan. Ada yang tidak berani beraktivitas di luar selama beberapa hari. Karena itu warga berharap agar pihak kepolisian segera menemukan sang pelaku. Apalagi, kasus yang dialami oleh Putu Sekar sangat tragis dan sadis serta mengejutkan warga desa.

“Kami lihat pemberitaan di media terkait pembunuhan yang ada di luar, kadang-kadang meskipun pelakunya ada yang cerdik banget namun cepat bisa diketahui pelakunya oleh polisi. Sementara ini kok belum terungkap. Padahal kejadian di samping jalan dan di siang bolong,” imbuhnya.

Bahkan sebagai seorang Kadus, pihaknya banyak menerima pertanyaan dari warga terkait kinerja penyelidikan yang dilakukan oleh aparat kepolisian. Warga mengaku belum menerima penjelasan langsung mengenai perkembangan kasus tersebut hingga saat ini.

“Penjelasan dari kepolisian secara langsung kepada kami belum ada. Kami berharap bisa mengetahui prosesnya dan apa yang menjadi kendalanya,” tandasnya.

Disisi lain, Kasubag Humas Polres Buleleng Iptu Gede Sumarjaya memaparkan, Unit Reskrim Polres Buleleng sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mengungkapkan kasus yang menggegerkan warga Desa Depaha tersebut. Namun, dirinya mengakui saat ini belum ada perkembangan terbaru dalam proses penyelidikan. Bahkan belum ada yang memberikan kesaksian yang mengarah ke pelaku dan kejadian.

“Belum diperoleh keterangan saksi-saksi lain, di luar saksi yang sudah diperiksa, yang mengarah ke dugaan pelaku, hingga saat ini sudah ada sekitar 22 saksi yang diperiksa oleh polisi,” paparnya.

Pihaknya juga menegaskan bahwa, kendala dalam penyelidikan sudah disampaikan kepada warga desa melalui Bhabinkamtibmas. Bahkan keluarga korban sudah diberikan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP). sehingga pihaknya meminta kepada warga untuk bersabar.

“Penyelidikan tetap kami lalukan. Kami harap warga bersabar,” pungkasnya.

Penulis : Nyoman Darma

Editor : Oka Suryawan

- Advertisement -

Bayi Yang Dibuang, Lahir Di Kamar Mandi

NEGARA,balipuspanews.com- Kedua orang tua bayi perempun yang dibuang di bale bengong panti asuhan Giri Asih, Melaya, sudah diamankan polisi. Dari keterangan sementara, bayi hasil hubungan...

Usut Praktik Jual Beli Senjata Ilegal ke Separatis Papua

JAKARTA, balipuspanews.com - Praktik jual beli senjata ilegal ke Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, yang melibatkan oknum anggota Brimob harus diselidiki secara tuntas...
Member of