Kasus Sembuh Covid-19 Tembus 121 Orang di Denpasar, 1.648 Orang Masih Menjalani Perawatan

Juru Bicara Satgas  Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai
Juru Bicara Satgas  Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai

DENPASAR, balipuspanews.com – Satuan Tugas Penangan Covid-19 kembali melaporkan perkembangan kasus Covid-19 di Denpasar. Berdasarkan data resmi, Senin (12/7/2021), pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh terus menunjukkan peningkatan, dimana hari ini pasien sembuh bertambah sebanyak 121 orang.

Penambahan tersebut menjadikan total pasien yang berhasil sembuh dari Covid-19 sebanyak 15.788 orang  atau 88,66 persen.

Sementara itu, sebanyak 1.648 orang masih menjalani perawatan. Total ini termasuk 293 orang yang dinyatakan terkonfirmasi Covid-19 pada hari ini. Sehingga total kasus Covid-19 tercatat menjadi 17.809 kasus.

Kabar duka juga terjadi di Denpasar, dimana sebanyak 6 pasien terkonfirmasu Covid-19 dinyatakan meninggal dunia. Penambahan ini membuat total kasus meninggal dunia sebanyak 373 orang atau 2,09 persen.

“Perkembangan kasus harian, kasus meninggal dunia bertambah 6 orang, kasus sembuh covid 19 hari ini bertambah 121 orang dan kasus positif Covid-19 melonjak di angka 293 orang, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM Darurat,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat dikonfirmasi, Senin (12/7/2021).

Baca Juga :  Bupati Giri Prasta Hadiri HUT ST Eka Dharma Puspa Kerti ke-62 Banjar Muding Kelod

Terkait kasus meninggal dunia, pasien pertama merupakan seorang laki-laki usia 35 tahun yang berdomisili di Desa Kesiman Kertalangu.

Pasien kedua merupakan seorang perempuan usia 51 tahun yang berdomisili di Kelurahan Sesetan.

Pasien ketiga juga merupakan seorang perempuan usia 64 tahun hang berdomisili di Desa Ubung Kaja.

Sementara itu, pasien keempat merupakan seorang laki-laki usia 64 tahun yang berdomsili di Desa Pemecutan Kaja.

Pasien kelima kembli seorang perempuan usia 41 tahun yang berdomisili di Kelurahan Panjer. Dan pasien keenam merupakan seorang laki-laki usia 61 tahun yang berdomisili di Desa Pemogan.

Dewa Rai mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini. Dalam beraktivitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Darurat Jawa-Bali. Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.

Baca Juga :  Kasus Perusakan dan Pembakaran Rumah di Desa Julah Dihentikan

“Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat, jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi. Dalam beberapa seminggu terakhir kasus mengalami peningkatan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.

Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, penyekatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan  menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan selanjutnya vaksinasi akan menyasar anak anak usia sekolah 12-17 tahun.

Baca Juga :  Diduga Kecanduan Judi Online, Pria Ini Gasak ATM Temannya

“Mohon kepada masyarakat untuk  melakukan prokes secara ketat, termasuk saat di rumah wajib menerapkan prokes yang ketat untuk meminimalisir klaster keluarga, termasuk juga kami mengajak masyarakat untuk mensukseskan vaksinasi Covid-19,” ajak Dewa Rai.

Terkait upaya menekan angka kematian akibat Covid-19, Dewa Rai mengatakan bahwa Satgas mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan),” kata Dewa Rai.

Penulis : Gde Candra

Editor : Oka Suryawan