Kamis, Juni 20, 2024
BerandaDenpasarKebakaran Gudang Gas LPG Tim Labfor Dikerahkan, Dugaan Oplosan Masih Lidik

Kebakaran Gudang Gas LPG Tim Labfor Dikerahkan, Dugaan Oplosan Masih Lidik

DENPASAR, balipuspanews.com – Kebakaran yang melanda Gudang Gas LPG di Jalan Cargo Taman I Banjar Uma Sari, Ubung Kaja, Denpasar Utara, pada Minggu (9/6/2024) menimbulkan keraguan di masyarakat. Banyak yang menyebutkan gudang tersebut pernah digerebek Polisi karena mengoplos gas.

Bahkan, gudang itu sempat ditutup beberapa bulan dan kemudian beroperasi lagi secara diam-diam. Benarkah gudang tersebut ada praktek pengoplosan gas ??

Dikonfirmasi mengenai masalah tersebut, Kabid Humas Polda Bali Kombespol Jansen Avitus Panjaitan menerangkan, Bidang Lab Forensik (Bidlabfor) Polda Bali dan Polresta Denpasar masih melakukan pemeriksaan dan penyelidikan di TKP guna mencari penyebab pasti terbakarnya gudang yang nyaris menewaskan 18 karyawan tersebut.

“Labfor sudah di TKP menyelidiki,” bebernya ke awak media, pada Senin (9/6/2024).

Kombes Jansen mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol Laorens Rajamangapul Heselo. Gudang gas yang terbakar ini memiliki izin sebagai penyalur atau pendistribusian gas. Namun, terkait dugaan pengoplos gas, pihak kepolisian masih menyelidikinya.

Kombes Jansen mengatakan, pimpinannya yakni Kapolda Bali Irjenpol Ida Bagus Kade Putra Narendra sudah memerintahkan seluruh jajaran untuk mendalami dugaan-dugaan tersebut. Instruksi ini diberikan sejak viralnya ucapan pria berinisial Wayan S yang menyebut ada praktek serupa di Mengwi, Badung.

BACA :  Pj Gubernur Turut Panen Cabai di Lahan Nganggur Milik Pemkab Buleleng

Dengan adanya instruksi Kapolda Bali, jajaran Polresta Denpasar sudah mengambil langkah-langkah penyelidikan untuk membuktikan adanya dugaan pengoplosan gas tersebut.

“Dugaan pengoplosan harus bisa didukung bukti. Jadi sabar ya, masih berproses lidik. Kalau sampai tidak benar, kan kasihan orang sudah mengalami musibah dituduh pula melakukan sesuatu yang tidak dia lakukan,” ungkapnya.

Sementara itu dalam pantauan, petugas dari Labfor Polda Bali berjumlah empat orang bersama anggota kepolisian sudah turun ke lokasi untuk menyelidiki. Namun penyelidikan berlangsung tertutup.

Sementara Kasubbid Fisika dan Komputer Bidang Labfor Polda Bali AKBP Anang Kusnadi menjelaskan, pihaknya belum bisa memastikan penyebab kebakaran. Pihaknya melakukan pembersihan puing-puing lebih dulu sebelum benar-benar melakukan pemeriksaan.

“Kami baru angkat-angkat atapnya, baru nyingkirin supaya bisa lihat. Baru awal (olah TKP), nanti kalau sudah beres (pembersihan) semua baru masuk lagi. Belum ada temuan. Kalau gak sore ini, besok pagi (penyelidikan lanjutan),” tuturnya.

Keterangan terpisah, salah seorang warga yang tinggal dekat lokasi mengatakan Gudang Gas LPG yang terbakar itu sudah beroperasi sejak 2006. Gudang itu pernah digerebek Polisi karena mengoplos gas.

BACA :  Kawasan Yeh Leh Siap Ditata

“Ya, dulu gudang ini pernah di digerebek polisi katanya karena masalah pengoplosan, setelah itu tutup. Sekarang gudang itu buka lagi, tapi aktivitasnya agak tertutup,” ungkap sumber.

Menariknya, pemilik gudang tersebut dikatakan punya gudang lain di kawasan Denpasar Utara dan Jawa Timur.

Penulis: Kontributor Denpasar

Editor: Oka Suryawan 

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular