Camat Sawan, I Gusti Ngurah Suradnyana.
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Singaraja, balipuspanews.com — Kecamatan Sawan kembali akan menggelar Festival Seni Sawan (fessensaw) bertajuk Dalam Seni Cinta Bersemai di tahun 2018. Ajang promosi seni dan budaya lokal tahun ketiga ini, sedianya akan dilaksanakan pada awal bulan Oktober mendatang.

Camat Sawan, I Gusti Ngurah Suradnyana saat ditemui mengatakan, festival ketiga bertajuk Dalam Seni Cinta Bersemai  merupakan feedback (umpan balik) dari festival di tahun sebelumnya. Dimana, kegiatan itu merupakan bentuk kepedulian dan upaya pemerintah untuk mengoptimalkan potensi seni dan budaya lokal kecamatan sawan.

 

 

Kecamatan Sawan diakuinya, memiliki peluang besar menjadi kawasan seni dan budaya yang bernilai ekonomi, lantaran wilayah tersebut memiliki warisan budaya lokal yang menjanjikan, seperti keberadaan perajin patung, handicraft di Desa Sudaji. Pun demikian, perajin perak di Desa Menyali dan perajin gong di Desa Sawan. Belum lagi, ditunjang keindahan panorama alam, obyek wisata air terjun di Desa Sekumpul dan Lemukih.

Nah, menyuarakan ragam potensi seni dan budaya itulah, kemudian pihaknya kembali menggagas festival ketiga di tahun 2018, bertajuk Dalam Seni Cinta Bersemai.

“Fessensaw bertajuk Dalam Seni Cinta Bersemai merupakan bentuk kecintaan masyarakat terhadap kesenian kian menggelora. Bersemai disini, dibuktikan dengan mulai berkembangnya festival di tingkat desa, seperti festival desa sinabun dan sudaji, dilaksanakan pada bulan Agustus lalu,” ucap Camat Suradnyana, Selasa (25/9).

Menurutnya, selama dua kali penyelangaraan, Fessensaw terbukti mampu meningkatkan upaya berkesenian maupun berbudaya ditengah masyarakat. Tidak hanya yang sudah berjalan, namun mampu menumbuhkan kreatifitas berkesenian ditengah kaum milenial

“Nantinya, ada lomba baleganjur tingkat remaja, parade gong kebyar, parade tari kreasi, lomba koor PKK, lomba menggambar tingkat PAUD, lomba merangkai bunga, juga lomba fashion busana adat Bali,” ungkapnya.

Selain kegiatan mengeksploitasi seni dan budaya, juga digelar kegiatan yang bersifat edukatif, seperti yoga massal diadakan di Pantai Giri Emas. Disamping itu, pada malam hari, disuguhkan sejumlah hiburan dari beberapa artis lokal Bali.

“Kami berharap Fessensaw kali ini bisa lebih baik dari tahun sebelumnya,” tutupnya.

Advertisement

Tinggalkan Komentar...