Minggu, April 14, 2024
BerandaBulelengKecelakaan Lalu Lintas di Jalur Pantura, Satu Orang Meninggal Dunia

Kecelakaan Lalu Lintas di Jalur Pantura, Satu Orang Meninggal Dunia

BULELENG, balipuspanews.com– Seorang pria berinisial MA,18, asal Desa Tegal Badeng Timur, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana harus meregang nyawa usai mengalami kecelakaan lalu lintas di Kilometer 48.100 Jalan Singaraja-Gilimanuk tepatnya di Desa Penyabangan, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng saat berboncengan dengan temannya menggunakan sepeda motor Honda Revo Fit dengan nomor polisi DK-6831-ZG, Rabu (8/3/2023) sekitar pukul 11.00 WITA.

Menurut keterangan dari pihak kepolisian korban sebelumnya datang dari arah barat menuju ke arah timur berboncengan dengan rekannya yang berinisial IGNKAWP, 23, asal Desa Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana yang mengendarai sepeda motor Honda Revo Fit dengan nomor polisi DK-6831-ZG.

Namun mendekati tempat kejadian, sepeda motor yang dikendarai IGNKAWP malah tiba-tiba oleng serta laju kendaraan tidak bisa dikendalikan lalu mengambil haluan terlalu kanan dan menyambar sebuah mobil Daihatsu Grandmax dengan nomor polisi DK-8207-UU yang dikemudikan SH, 23, asal Desa Sumberkima, Kecamatan Gerokgak.

Akhirnya kecelakaan tidak bisa dihindarkan dan mengakibatkan pengendara motor serta yang dibonceng harus dilarikan segera ke Puskesmas I Gerokgak. Namun sayangnya yang dibonceng yakni MA harus kehilangan nyawa akibat kejadian tersebut.

BACA :  Antisipasi Arus Balik Lebaran, Dishub Denpasar Pastikan Kelancaran Pintu Masuk

“Ya benar kejadiannya tadi sekitar pukul 11.00 WITA, Dugaan sementara diduga kecelakaan terjadi akibat dari kelalaian pengendara sepeda motor Honda Revo Fit yang mengambil haluan terlalu ke kanan sehingga menabrak mobil Daihatsu Grandmax dan terjadilah kecelakaan,” ungkap Kapolsek Gerokgak, Kompol I Gusti Nyoman Sudarsana saat dikonfirmasi.

Kini setelah kejadian, pengendara sepeda motor Honda Revo yakni IGNKAWP dinyatakan mengalami patah kaki kiri, luka lecet serta masih harus menjalani perawatan di Puskesmas I Gerokgak.

Sedangkan jenazah MA yang dinyatakan meninggal karena mengalami CKB sudah dijemput pihak keluarga untuk dimakamkan.

“Kita baru periksa dua saksi dari kejadian kecelakaan ini, untuk kerugian diperkirakan sekitar Rp 1 Jutaan. Kasusnya masih kami tangani di Unit Lantas, untuk korban jiwa ada 1 orang sementara untuk pengendara motor dinyatakan masih harus dirawat karena mengalami patah tulang dan pengendara mobil masih dalam keadaan sehat,” pungkasnya.

Penulis: Nyoman Darma
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -
TS Poll - Loading poll ...

Most Popular