Kedapatan Melanggar, Bule Ceko Ngaku Bodoh tak Pakai Helm

Bule terjaring razia saat kesatuan Polres Karangasem menggelar OPS Patuh di jalan raya Bambang Biaung, Selat, Karangasem

Karangasem, balipuspanews.com – Beberapa Bule terjaring razia saat kesatuan Polres Karangasem menggelar OPS Patuh di jalan raya Bambang Biaung, Selat, Karangasem, Senin ( 15/5).

Razia yang melibatkan 38 anggota Polres Karangasem beserta 7 angota Polsek Selat berhasil menjaring pelanggaran sebanyak 41 pelanggaran seperti, tidak memakai helm, tidak membawa STNK, tidak memiliki surat izin mengemudi (Sim) dan tidak memakai standar keselamatan dalam berkendara dalam hal ini seperti sabuk pengaman bagi pengen dara roda empat.

“Kami menindak tegas siapapun tanpa terkecuali jika kedapatan melanggar pasti akan kami tidak sesuai dengan yang dilanggarnya” ujar AKP I Made Subadi,SH.

Dalam razia kali ini beberapa turis asing kedapatan tidak memakai kelengkapan saat berkendara, seperti bule bernama Muler asal Jerman ia kedapatan tidak memakai helm saat berkendara dan langsung di tindak dengan melaksanakan penilangan, selain itu salah seorang bule asal Ceko bernama Jarmel yang lumayan aktif berbahasa Indonesia juga ditilang karena tidak mengunakan helm,

“Bodoh sekai saya tidak pakai helem” ujar bule asal Ceko tersebut.

Bule yang tinggal di salah satu vila di daerah Selat ini mengaku keluar hanya untuk membeli makanan namun lupa memakai helm, kepada Subadi ia mengaku jika dinegaranya Ceko semua pengendaranya wajib memakai helm dan ia juga menyadari kesalahannya dan mengikuti proses tilang atas pelanggaran yang dibuat.

Selain itu banyak juga masyarakat lokal yang melakukan pelanggaran mulai dari tidak memakai helm dan tidak membawa surat-surat seperti SIM dan STNK, seluruh kendaraan yang tidak dilengkapi surat STNK di sita dan di bawa ke Polres Karangasem, nantinya bisa diambil kembali setelah membawa STNK dan mengikuti sidang atas pelanggaran tersebut.

Dalam OPS patuh yan diadakan di Jalan raya Bambang Biaung, kali ini berhasil menindak pelanggaran sebanyak 41 pelanggaran yang meliputi pelanggaran tidak membawa SIM sebanyak 13 pelanggar, tidak memakai helm sebanyak 11 pengendara, tidak membawa STNK sebanyak 12 pengendara, kelengkapan kendaraan sebanyak 2 orang, mobil pribadi yang kedapatan mengangkut barang dan melebihi kapasitas sebanyak 2 pengemudi dan kedapatan tidak menggunakan sabuk pengaman sebanyak 1 pengemudi.

“Kami sengaja lakukan razia di dekat jalan Pertigaan, ini bertujuan untuk meminimalisir lakalantas yang berakibat fatal baik unyuk pengendara dan petugas pada saat berlangsungnya OPS patuh ini,” kata AKP I Made Subadi,SH.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here