Kehadiran Pegawai Dua Dinas Pelayanan Publik, Belum 100 Persen Pasca Libur Idulfitri

Sekda Suyasa (dua dari kanan) saat melakukan pemantauan di Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng
Sekda Suyasa (dua dari kanan) saat melakukan pemantauan di Dinas Perhubungan Kabupaten Buleleng

BULELENG, balipuspanews.com – Libur Idulfitri dan cuti bersama telah berakhir, akan tetapi kehadiran sejumlah pegawai di dua dinas pelayanan publik seperti di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Buleleng justru masih belum 100 persen.

Hal itu diketahui berdasarkan hasil pantauan langsung Sekretaris Daerah (Sekda) Gede Suyasa, pada Senin (9/5/2022) pagi di dua dinas pelayanan publik yang bertugas melayani administrasi kependudukan dan melayani pengujian kendaraan bermotor.

Sekda Suyasa menjelaskan jika pihaknya mencoba memantau serta memastikan tingkat kedisiplinan dan kehadiran para pegawai di hari pertama kerja setelah libur dan cuti bersama lebaran.

Pemantauan tersebut dilakukan untuk pegawai negeri sipil (PNS) dan tenaga lainnya. Pemantauan difokuskan pada dinas atau kantor yang melayani publik secara langsung. Termasuk Disdukcapil dan Dishub ini.

“Karena dalam waktu sepuluh hari tidak melakukan pelayanan kepada publik akibat libur dan cuti bersama. Apakah di hari pertama para pegawai melakukannya dengan baik, disiplin atau tidak,” jelasnya.

Dari hasil pantauan dua dinas terkait terlihat untuk di Disdukcapil yang bertugas melayani terkait administrasi kependudukan sudah menjalankan tugas pelayanan seperti biasa. Namun untuk kehadiran pegawai tercatat lebih dari 95 persen karena ada dua atau tiga orang yang masih terlambat.

Usai melakukan sidak di Disdukcapil Sekda melanjutkan pemantauan ke Dishub. Dimana hasilnya pelayanan pengujian kendaraan bermotor yang berinteraksi langsung dengan masyarakat telah berjalan baik dan untuk soal kehadiran pegawai hampir 100 persen.

“Ada dua orang yang berhalangan karena sakit dan lainnya di Dishub. Jadi, saya pikir sudah cukup bagus. Disiplin ASN di Kabupaten Buleleng untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.

Kemudian ditanya mengenai wacana Work From Home (WFH) pasca mudik selama 10 hari, Sekda Suyasa menyebutkan masih menunggu surat resminya. Sebab adanya surat resmi, maka akan diketahui apakah diberlakukan WFH atau tidak.

Namun, dua dinas di Buleleng yang melakukan pelayanan publik ini secara umum sudah cukup bagus. Hampir seluruh pegawai bisa hadir di kantor.

“Mungkin wacana ini juga jadi pertimbangan di daerah-daerah yang memiliki tingkat kesulitan transportasi yang dilalui untuk bisa ke kantornya masing-masing tepat waktu. Di Buleleng saya lihat, dua dinas pelayanan publik tidak bermasalah dari segi itu,” tutupnya.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan

Redaksi | Pasang Iklan | Pedoman Media Siber | Kode Etik Jurnalistik | Privacy Policy | Copyright | About Us
Member of
Exit mobile version