Kejahatan Jalanan Meningkat di Badung, Kapolres Kerahkan Personil

Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes, SIK, SH, MH usai menggelar apel pimpinan dan Elaborasi Penanganan Aksi Kejahatan Jalanan Jelang KTT G-20, di Mapolsek Kuta Utara, pada Senin (15/8)2022) pagi
Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes, SIK, SH, MH usai menggelar apel pimpinan dan Elaborasi Penanganan Aksi Kejahatan Jalanan Jelang KTT G-20, di Mapolsek Kuta Utara, pada Senin (15/8)2022) pagi

KUTA UTARA, balipuspanews.com – Aksi kejahatan di wilayah Badung mulai meningkat. Seiring peningkatan tersebut Kapolres Badung AKBP Leo Dedy Defretes, SIK, SH, MH turun langsung ke Polsek Kuta Utara, pimpin apel penanggulangan kejahatan jalanan yang kerap terjadi di wilayah bagian selatan Polres Badung.

“Aksi kejahatan jalanan juga cukup tinggi di wilayah Kuta Utara. Dalam mengantisipasi kejadian itu, kami Polres Badung bekerjasama dengan TNI dan pihak Desa,” tegasnya usai menggelar apel pimpinan dan Elaborasi Penanganan Aksi Kejahatan Jalanan Jelang KTT G-20, di Mapolsek Kuta Utara, pada Senin (15/8)2022) pagi.

Diungkapkannya, Tim gabungan khususnya personil Polres Badung akan disiagakan selama 24 jam untuk mencegah aksi kriminalitas seperti jambret, copet, coblos ban dan pencurian lainnya.

Diterangkan perwira melati dua dipundak ini, fokus pengamanan dan patroli akan dilakukan di wilayah Kuta Utara yang didominasi obyek pariwisata.

“Ada tempat-tempat khusus yang menjadi prioritas. Yakni di gang-gang dan jalan kecil yang rawan kriminalitas,” bebernya.

Ditanya terkait angka kriminalitas di Kuta Utara pasca pengamanan Kuta diperketat, Kapolres Badung didampingi Wakapolres Kompol I Ketut Dana, SH mengaku jika terjadi peningkatan, khususnya aksi jambret yang menyasar turis asing.

“Itulah yang kami antisipasi. Selain juga untuk pengamanan jelang KTT-G20. Sebab obyek pariwisata di Bali harus aman dan bebas dari aksi kejahatan,” pungkasnya.

Penulis : Kontributor Denpasar 

Editor : Oka Suryawan