Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Buleleng, Wahyudi.
sewa motor matic murah dibali

SINGARAJA, balipuspanews.com — Semangat toleransi antar umat beragama dan rasa kebangsaan, harus dirajut dengan baik. Jalinan tali silaturahmi pun wajib dijaga, sehingga permasalahan yang muncul di masyarakat dapat ditekan.

Menjaga semangat kebangsaan, hal itu yang kini dilakukan oleh Wahyudi. Pria yang kini mengemban jabatan sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Buleleng punya sejumlah cara untuk mengamalkan rasa toleransi dan rasa kebangsaan itu.

Salah satunya dengan menggelar pertemuan rutin dengan para tokoh agama serta pengurus Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Buleleng. Belum lama ini Kejaksaan Negeri Buleleng menjadi tuan rumah silaturahmi rutin itu. Silaturahmi dikemas dalam acara buka puasa bersama, mengingat bertepatan dengan bulan ramadhan.

“Pertemuan ini untuk menjalin komunikasi dan silaturahmi yang baik. Kami undang juga para tokoh, karena mereka ini representasi umat. Kalau silaturahmi sudah erat, seandainya muncul permasalahan, mudah menasehati,” kata Wahyudi.

Menurutnya jalinan komunikasi memang haru dibangun para tokoh di kabupaten. Bila terjalin dengan erat, ia yakin silaturahmi di tingkat provinsi maupun pusat juga akan lebih erat. Selain itu silaturahmi para tokoh juga akan menjadi contoh bagi umat yang ada di tingkat desa.

“Kemarin-kemarin sempat berbeda pandangan, sekarang biar dikubur dulu. Sudah waktunya kita kembali ke persatuan Indonesia,” katanya.

Tinggalkan Komentar...