Kejaksaan  Sita 23 petak Tanah Kasus Korupsi mantan Bupati Candra
Penyitaan aset hasil Korupsi mantan Bupati Wayan Candra
sewa motor matic murah dibali

SEMARAPURA, balipuspanews.com –Sebanyak 23 titik aset tanah kasus Korupsi yang sudah berkekuatan hukum tetap atas mantan Bupati Klungkung DR Wayan Candra,SH,MH disita untuk negara oleh Kejaksaaan KLungkung sebagai pejabat yang mengeksekusi.  Pelaksanaan penyitaan aset ini dilaksanakan Kamis (19/9/2019) mulai pukul 9 pagi. Sementara itu

Kapolres Klungkung  AKBP Komang Sudana SIK memipin Pengamanan Eksekusi Tanah Atas Putusan Pengadilan Kepada Mantan Bupati Klungkung DR. I Wayan Candra, S.H., M.H ini.

Polres Klungkung  selama pelaksanaan eksekusi ini mengerahkan personil bersenjata lengkap untuk mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan terjadi. Proses  penyita aset terpidana Korupsi Mantan Bupati Klungkung DR. Iwayan Candra. S.H., M.H.ini ,dimana sejumlah aset yang disita berjumlah total 23 aset tanah.

Usai pengamanan eksekusi Kapolres Klungkung, AKBP I Komang Sudana, S.H., S.I.K., M.H.menyebutkan pengamanan penyitaan aset berupa Tanah tersebut dilakukan,karena berdasarkan dari keputusan incruch  keputusan Mahkamah Agung RI dalam tindak pidana korupsi pengadaan tanah untuk pembangunan dermaga dan jalan menuju ke dermaga Gunaksa ,Dawan, Klungkung  pada Tahun 2007 – 2008 dan tindak pidana pencucian uang  atas nama  DR. I Wayan Candra, S.H., M.H.

“Tersangka yang merupakan mantan Bupati Klungkung 2 Periode itu dikenakan dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana  pencucian uang  sehingga dilakukan penyitaan terhadap aset asetnya yang diduga kuat merupakan hasil korusinya,” Ujar Kapolres Klungkung AKBP Komang Sudana SIK tegas..

Saat dilakukan eksekusi  penyitaan ini berlangsung ,turut hadir menyaksikan Kajari Kabupaten klungkung Otto Somputan, S.H., M.H.,dandari pihak BPN Kabupaten Klungkung. “Seluruh aset  yang ada diseputar eks Galian C Gunaksa  yang dimaksud telah dipasangi plang untuk menandakan bahwa seluruh aset miliknya kini sudah disita oleh negara,” kata Kapolres  AKBP Komang Sudana menambahkan.

Pelaksanaan penyitaan  23 titik aset hasil korupsi ini  dipimpin langsung Kapolres Klungkung AKBP I Komang Sudana, S.H., S.I.K., M.H,serta pelaksanaan  berlangsung kondusif. Polres KLungkung menerjunkan sebanyak  74 orang personil gabungan yang terlibat dalam pengamanan eksekusi ini.

“Pengamanan selama penyitaan dilakukan berjalan kondusif di mana seluruh personel yang disiagakan dilengkapi dengan senjata lengkap,” tegas AKBP Komang Sudana usai pelaksanaan penyitaan aset tersebut. (Roni/bpn/tim)