Satres Narkoba Polres Bangli amankan Komang Adnyana asal Jembrana saat ambil tempelan sabu di Bangli
Satres Narkoba Polres Bangli amankan Komang Adnyana asal Jembrana saat ambil tempelan sabu di Bangli

BANGLI, balipuspanews.com – Keluar dari bui karena kasus narkoba, tidak membuat Komang Tri Adnyana, 39, asal Yeh Embang, Mendoyo, Jembrana tobat. Pria yang kelihatan kalem kembali diamankan oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Bangli, Senin (11/5/2020) karena kasus yang sama.

Tersangka diamankan di jalan Brigjen Ngurah Rai, tepatnya di depan SMAN 1 Bangli setelah kepergok mengambil tempelan narkotika jenis sabu seberat 0.1 gram netto.

Diketahui, barang haram tersebut ditempel dengan potongan lakban warna coklat yang dimasukan dalam potongan pipet plastik warna putih yang dibalut dengan tisu warna putih lalu dibungkus dengan bekas kemasan rokok.

“Tempelan itu diambil oleh tersangka menggunakan tangan kiri dan disimpan pada dashboard depan, sebelah kanan sepeda motor yang dikendarainya dari Denpasar. Dia (tersangka-red) jauh-jauh dari Denpasar memang sengaja untuk mengambil tempelan. Disangkanya, transaksi di sini (Bangli-red) lebih aman ketimbang di Denpasar atau sekitar kota, makanya sengaja mengambil lokasi transaksi di Bangli. Tapi aksinya sudah kami endus,” kata Kasatnarkoba Polres Bangli AKP I Gede Sudiarna Putra didampingi Kasubag Humas Polres Bangli, AKP Sulhadi dalam keterangan pers Rabu (13/5/2020).

Sehari pasca penangkapan, polisi lalu melakukan pengembangan ke tempat tinggal tersangka di Jalan Raya Kedampang, Gang Madya, Nomor 4, Banjar Abasan, Dusun Tegal Buah, Desa Padangsambian Kelod, Denpasar Barat, Selasa (12/5/2020).

“Dari penggrebekan itu didapati 1 buah timbangan elektrik, 1 bungkus plastik klip, 1 buah botol kaca/bong (alat isap sabu), 3 buah pipet kaca, 3 potong pipet plastik, 1 buah korek api gas, dan beberapa barang bukti lainnya,” terang Kasatnarkoba Polres Bangli.

Lanjut, Kasatnarkoba Polres Bangli, pria yang sebelumnya pernah ditangkap Satresnarkoba Polresta Denpasar 2017 lalu karena kasus yang sama ini dijerat melanggar Pasal 112 ayat (1) No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dan pasal 144 ayat (1) undang-undang yang sama.

“Dia baru bebas Oktober 2019 lalu, sekarang kambuh lagi. Dari pengakuan yang sekarang, dia mengaku mendapat barang itu dari seseorang berinisial BL yang tinggal di Denpasar. Keterangan dan barang bukti masih kami dalami dan kembangkan lagi,” pungkasnya.

PENULIS : Komang Rizki

EDITOR : Oka Suryawan