Kelurahan Sesetan Gelar Pemantauan Prokes, Dapati 18 Orang Pelanggar

Pelaksanaan pemantauan terkait penerapan prokes di Kelurahan Sesetan, Senin (26/10/2020)
Pelaksanaan pemantauan terkait penerapan prokes di Kelurahan Sesetan, Senin (26/10/2020)

DENPASAR, balipuspanews.com – Jajaran Tim Satgas Gotong Royong Covid-19 Kelurahan Sesetan bersama dengan jajaran Polsek Denpasar Selatan serta Danramil melaksanakan pemantauan protokol kesehatan (prokes), Senin (26/10/2020).

Sebanyak 18 orang didapati melanggar prokes dan dikenakan sanksi melakukan kebersihan lingkungan.

Dikonfirmasi pada Senin (26/10/2020), Lurah Sesetan, Ketut Sri Karyawati, saat dikonfirmasi menjelaskan, kegiatan ini menjadi agenda rutin satgas gotong royong Covid-19 Kelurahan sesetan yang bekerjasama dengan Polsek Densel dan Danramil.

Pihaknya mengatakan, pemantauan prokes ini tidak terlepas dari kewaspadaan bersama pemerintah dan masyarakat dalam mencegah penyebaran Covid-19 terus dilakukan dengan peningkatan disiplin prokes yang melibatkan seluruh stake holder di wilayah setempat.

Selain itu, langkah ini juga berkaitan dengan Penegakan Hukum Terkait Pergub No. 46 Tahun 2020 dan Pendisiplinan Kepada Masyarakat Kota Denpasar di Wilayah Densel yang dipimpin oleh Kapolsek Densel dan Danramil Densel.

“Kami bersama TNI dan Polri, menindaklanjuti Pergub Nomor 46 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum dan protokol kesehatan dalam mencegah terjadinya penambahan kasus penularan dan penyebaran Covid-19, khususnya di Wilayah Kecamatan Denpasar Selatan,” ujar Lurah Sesetan Ketut Sri Karyawati.

Adapun kegiatan pemantauan prokes ini, tambahnya, dilaksanakan untuk mengajak masyarakat agar tetap disiplin pada prokes, yakni penerapan 3M; menggunakan masker secara baik dan benar saat berada di luar rumah, mencuci tangan seusai melakukan aktivitas, serta menjaga jarak.

Disamping itu untuk mengetahui sejauh mana penerapan oleh masyarakat di lapangan tentang standar operasisonal prosedur protokol kesehatan Covid-19 dapat benar-benar dilaksanakan.

Meski pihaknya telah memberikan imbauan terkait protokol kesehatan Covid-19 sudah lebih awal diberikan baik melalui banner maupun melalui satgas gotong royong kelurahan, namun masih saja ditemukan adanya masyarakat yang keluar rumah tanpa masker.

“Kami menyadari kemungkinan masyarakat lupa dan belum terbiasa dalam penggunaan masker, namun hal ini perlu terus ditingkatkan kedisiplinan yang nantinya dapat memberikan rasa aman dan nyaman bersama,” tandasnya.

Penulis : Tim Liputan Covid

Editor : Oka Suryawan