Selasa, Mei 21, 2024
BerandaDenpasarKemacetan di Simpang Jalan Matahari Terbit, Kapolresta Datangi KSOP Pelabuhan Benoa

Kemacetan di Simpang Jalan Matahari Terbit, Kapolresta Datangi KSOP Pelabuhan Benoa

DENPASAR, balipuspanews.com – Beroperasinya Pelabuhan Penyeberangan Sanur sejak bulan November 2022 lalu berdampak signifikan terhadap arus lalulintas di kawasan jalan menuju pelabuhan.

Tepatnya di Jalan By Pass Ngurah Rai-Simpang Jalan Matahari Terbit Sanur, Denpasar Selatan, kerap kali mengalami kemacetan yang cukup panjang dan dikeluhkan banyak warga ke pihak kepolisian.

Dalam upaya mencari solusi dan mengatasi hal tersebut Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Bambang Yugo Pamungkas, SH., SIK., MH., pada Kamis (12/1/2022), menjalin silaturahmi ke Kantor Kesyahbandaran Dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) di Pelabuhan Benoa.

Kedatangan Kapolresta yang didampingi Kapolsek Denpasar Selatan Kompol I Made Teja Dwi Permana, SH.,SIK., disambut langsung Kepala KSOP Kelas II Benoa, Ridwan Chaniago.

Menurut Kapolresta Bambang mencari solusi untuk kemacetan yang terjadi memerlukan keterlibatan semua pihak terkait, salah satunya perlu adanya Pos pengamanan terpadu.

“Menjaga situasi jamtibmas dan mengatasi kemacetan perlu di bangun Pos Pengamanan Terpadu di Pelabuhan sanur,” ucap Kapolresta.

Ditegaskannya, perlu kiranya dicarikan akses jalan lain menuju Pelabuhan, karena kemacetan terjadi akibat akses keluar masuk pelabuhan yang hanya satu.

BACA :  Tangkal HOAKS, Diskominfo Gianyar Gelar Literasi Cek Fakta

Menanggapi itu, Kepala KSOP Benoa sangat mengapresiasi dan mendukung usulan Kapolresta untuk membuat pos pengamanan terpadu di kawasan Pelabuhan Sanur.

Dia juga menjelaskan bahwa pada 16 Pebruari 2023 secara resmi akan dilakukan penyerahan dari kontraktor kepada Kementerian terkait pembangunan Pelabuhan.

Menurutnya, nanti akan ada penunjukan Badan Usaha pengelola Pelabuhan yang akan mengkordinir terkait pembangunan Pos Pengamanan terpadu di kawasan Pelabuhan Sanur.

“Pada saat penyerahan kepada BUP Pelabuhan Sanur akan kami usulkan terkait pembangunan Pos pengamanan terpadu,” ucap Ridwan Chaniago.

Untuk di ketahui saat ini akses keluar masuk sekarang memang buntu. Sehingga diperlukan kolaborasi dengan Dinas Perhubungan, sedangkan kepemilikan tanah di sekitar Pelabuhan Sanur adalah tanah adat dan pribadi. Sehingga diharapkan Pemda dan Pemkot dapat memfasilitasi kepada desa adat maupun pemilik tanah.

Penulis : Kontributor Denpasar

Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -
TS Poll - Loading poll ...

Most Popular