Buah kakao gosong
Buah kakao gosong
sewa motor matic murah dibali

NEGARA,balipuspanews.com- Kemarau panjang yang terjadi, bukan saja mengakibatkan sebagian besar petani sawah di Jembrana tidak bisa menanam padi. Petani kebun khususnya kakao juga tidak bisa menikmati hasil buah kakaonya karena sebelum bisa dipanen sudah gosong.

Seperti yang dialami petani kakao di wilayah Pangkung Jangu,  Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo.

Pohon kakao mereka yang sedang berbuah meranggas karena kekeringan. Buah kakao  yang masih muda juga tidak berkembang bahkan busuk dan gosong.

Kalau buah yang gosong itu berguguran  sehingga petani kakao gagal panen. Beberapa petani kakao menyampaikan saat pohon kakao yang menjadi andalan penghasilan mereka berbunga kemudian menjadi buah mereka memiliki harapan bisa panen.

Namun karena kemarau panjang buah pohon kakao kekurangan air dan daunya meranggas. Buah yang masih muda juga ikut lalu, kemudian membusuk dan menghitam karena kekeringan.

“Buah kakau itu busuk lalu menghitam seperti gosong. Lalau buah itu rontok. Ini karena kekeringan yang berkepanjangan,” ujar seorang petani.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Jembrana I Wayan Sutama ketika dikonfirmasi Senin (2/12) mengatakan dampak kemarau panjang yang terjadi memang mengakibatkan buah kakao menjadi rusak.

Kondisi itu terjadi hampir di semua wilayah Jembrana.

“Di semua wilayah kondisinya sama akibat musim kering, kita berharap hujan segera turun sehingga kakao kembali tumbuh dengan baik tetapi produksinya akan lambat,” ujarnya. (nm/bpn/tim)