Sabtu, Juli 20, 2024
BerandaJembranaKembang Hartawan: Puri Sebagai Benteng Penguatan Adat dan Budaya

Kembang Hartawan: Puri Sebagai Benteng Penguatan Adat dan Budaya

NEGARA, balipuspanews.com- Keberadaan Puri-pur di Bali selama memang memiliki nilai strategis karena tidak bisa lepas dari keseharian kehidupan sosial ,budaya serta ekonomi masyarakat. Puri juga berpengaruh dengan berbagai kekayaan sejarah serta literasi budaya yang dimiliki.

Untuk lebih mengenalkan keberadaan Puri bagi masyarakat khususnya generai muda Puri Agung Negara, menggelar wisata edukasi. Berbagai kegiatan digelar pada event wisata edukasi sejarah Puri.

Selain pameran foto, dengan jumlah 1376 arsip foto ditampilkan, juga digelar lomba menyalin aksara, kuliner, lomba menggambar dan mewarnai yang diikuti TK se-Kecamatan Negara.

AA Gede Agung Surya Sutedja selaku caretaker puri dan panitia penyelenggara mengatakan, tujuan wisata edukasi sejarah puri ini, ingin membranding keberadaan Puri Agung Negara kembali. Pihaknya beralasan, dari hasil survey yang diadakan, banyak sekali generasi muda yang belum tahu Puri Agung Negara.

”Ironisnya lagi, mereka tidak tahu sejarah Jembrana  bahwa awalnya  Jembrana punya kerajaan. Dulu sebelum tahun 1960, Jembrana pernah menjadi kerajaan sebelum menjadi kabupaten seperti sekarang. Nah hal itu yang ingin kami sampaikan , diperkuat dengan bukti otentik yang kami miliki, jadi content yang berbicara dan dipamerkan,”paparnya.

BACA :  Beras CPP Kembali Disalurkan kepada Belasan Ribu KPM 

Dikatakan Suteja, pihak puri lantas mencoba mengubah paradigma tersebut diantaranya melalui berbagai kegiatan wisata edukasi sejarah Puri Agung Negara, yang melibatkan masyarakat umum.

” Intinya kami ingin membuka diri, sehingga generasi muda nanti pada event-event selanjutnya sudah mengenal keberadaan dan fungsi puri sesungguhnya,“ ungkapnya.

Sementara itu Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan usai menghadiri pembukaan wisata edukasi sejarah, Minggu ( 22/9) menghatakan peran puri sangat strategis dari dahulu hingga sekarang.

“Saya berharap peranan  puri agar mampu  menjadi  benteng penguatan  adat dan budaya bersinergi bersama  pemerintah daerah, “ujarnya.

Kegiatan ini dinilai  awal mula yang baik, pihak Puri membuka diri memperkenalkan secara luas keberadaannya  serta berbagai kegiatan puri, khususnya kepada masyarakat Jembrana.

“Melalui pameran ini masyarakat bisa tahu dan mengenal keberadaan puri. Tidak hanya dari kalangan puri sendiri, tapi juga masyarakat luar. Mereka jadi   paham keberadaan bagaimana sejarah puri dengan perjalanannya yang begitu panjang ditengah-tengah masyarakat Jembrana sejak dulu, “terangnya.

Kembang mengajak Puri Agung Negara  bersama-sama berkolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat, sehingga event pameran dan wisata edukasi sejarah ini bisa diagendakan secara rutin.

BACA :  999 Mahasiswa Asal Jembrana Terima Beasiswa

“ Tentunya bisa lebih baik dan ditingkatkan ,  dari sisi kemasan maupun rangkaian acaranya, “terangnya.(nm/bpn/tim)

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular