Kembangkan Sektor Pariwisata di Desa, Bupati Tekankan Soal Kolaborasi

Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana saat menyalakan obor sebagai tanda dimulainya gebyar dan pengukuhan Pokdarwis Banyuasrep
Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana saat menyalakan obor sebagai tanda dimulainya gebyar dan pengukuhan Pokdarwis Banyuasrep

BULELENG, balipuspanews.com – Upaya pengembangan sektor pariwisata di desa, menurut Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana perlu adanya kolaborasi dengan semua pihak seperti Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang ada di masing-masing desa wisata.

Agus Suradnyana menjelaskan hal yang penting dalam upaya memajukan desa adalah menjaga hubungan harmonis antar desa yang berdampingan. Sehingga seluruh potensi yang ada di masing-masing desa itu dapat digali serta dikembangkan secara lebih maksimal. Salah satunya pada sektor wisata, sebab kata Agus sebuah desa tidak akan bisa sendiri untuk dapat meningkatkan daya tarik wisatanya. Sehingga dari Desa Munduk, Gesing, Umejero, Banyuatis, Kayuputih dan Bengkel itu harus barsatu lewat Pokdarwis.

Baca Juga :  Pasang Jaring Ikan, Bocah 13 Tahun Hilang di Bendungan Titab

 

“Saya juga minta bentuk dewan Pokdarwis, yang terus mendiskusikan kepentingan desa-desa tersebut. Akhirnya danau kita miliki bersama, sungai, sawah. Itu harus didiskusikan sehingga Banyuatis bisa menjadi kawasan desa wisata, bukan hanya desa wisata saja,” ujar Agus Suradnyana saat menghadiri acara Gebyar dan Pengukuhan Pokdarwis Banyuasrep di Desa Banyuatis, Kecamatan Banjar, Minggu (14/8/2022).

 

Bupati yang juga tokoh penting di Desa Banyuatis menyebut masing-masing desa itu harus bisa menggali seluruh kemampuan yang dapat dilibatkan dalam kegiatan kepariwisataan. Baik itu belajar bahasanya, keramahtamahan, hingga kebudayaannya. Saat ini pariwisata berbasis lingkungan pun sedang menjadi tren di Bali. Sehingga di Buleleng ini harus berbeda dari daerah lain. Dengan menonjolkan kekayaan alam yang dimiliki.

Baca Juga :  Wabup Suiasa Buka Sosialisasi Perpustakaan Proklamator Bung Karno

 

“Ingat jargon Buleleng tourism is different. Kalau disini ada kelas memasak, coba buat yang berbeda. Misalnya bahan masakannya untuk vegetarian. Yang penting semuanya harus serius. Jangan hanya sekedar saja. Kita harus cerdas dalam mencari celah untuk mengembangkan potensi yang kita miliki di desa,” imbuh Agus Suradnyana.

 

Sementara, Ketua Panitia Gebyar Pokdarwis Banyuasrep Desa Banyuatis Kadek Supartika menjelaskan kegiatan ini juga digelar untuk menyambut HUT ke-77 Kemerdekaan RI. Pokdarwis Banyuasrep nantinya akan mengembangkan wisata alam dengan ikon air terjunnya. Termasuk kuliner khas Desa Banyuatis. Serta menampilkan seni dan budaya.

 

“Kami akan selalu menerima saran dan masukan dari seluruh pihak melalui kolaborasi antar Pokdarwis. Semoga kedepan Pokdarwis Banyuasrep dapat meningkatkan pendapatan desa melalui seluruh kegiatan kepariwisataan yang disuguhkan,” terang Supartika.

Baca Juga :  Wawasan Kebangsaan Generasi Muda Diharapkan Tetap Kuat Ditengah Dinamika Zaman

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan