Jumat, Februari 23, 2024
BerandaDenpasarKemenkumham dan WBP Gelar Natal Bersama, Napi Diminta Ubah Perilaku

Kemenkumham dan WBP Gelar Natal Bersama, Napi Diminta Ubah Perilaku

DENPASAR, balipuspanews.com– Dalam rangka memperingati Hari Raya Natal 2022, jajaran Kementerian Hukum dan HAM Bali merayakan natal bersama warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Aula Ardha Candra Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kerobokan, Sabtu (24/12/2022).

Acara yang bertajuk “Pulang Mereka ke Negerinya Melalui Jalan Lain” ini turut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali, Anggiat Napitupulu, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kerobokan, Fikri Jaya Soebing, Pendeta Ruth Matulessy, seluruh pejabat struktural Lapas Kerobokan.

Dalam kesempatan itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Bali, Anggiat Napitupulu mengatakan, Natal merupakan hari kelahiran Sang Juru Selamat, Yesus Kristus, Putra Allah yang datang ke dunia untuk menyelamatkan manusia. Kelahiran Yesus Kristus di dunia menunjukkan betapa besar kasih setia Allah kepada manusia.

Ibadah perayaan Natal yang juga dilaksanakan setiap tahunnya ini, diharapkan dapat membangkitkan kembali makna Natal dalam setiap pribadi dan merenungkan kembali makna kelahiran Yesus ke dunia.

Dalam sambutannya, Anggiat menyampaikan bahwa Natal bukan hanya sebagai perayaan umat Kristen yang dilakukan setiap tahun. Namun Natal hadir ke dalam hati masing-masing untuk menyambut kedatangan Tuhan dengan kasih-Nya yang besar hingga mengorbankan nyawa-Nya untuk manusia tanpa perbedaan.

BACA :  Presiden Jokowi Lantik Agus Harimurti Yudhoyono sebagai Menteri ATR/Kepala BPN

“Melalui perayaan Natal ini saya mengajak semua Warga Binaan untuk berubah menjadi pribadi baru, lupakan hal-hal tidak baik yang telah dilakukan sebelumnya. Cari jalan baru yang lebih baik dengan belajar disini. Ikuti bimbingan kepribadian maupun kemandirian yang diberikan, sehingga nantinya memiliki bekal untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan menjadi insan yang berguna di masyarakat,” pinta Anggiat.

Dia kembali mengatakan jadikanlah perayaan Natal sebagai bagian untuk membangun jiwa yang terang, sikap yang optimis, pikiran yang positif, serta semangat yang kuat untuk membangun hari esok yang lebih baik.

Melalui perayaan Natal tahun 2022 ini, diharapkan tiap umat Kristiani menyadari tugas perutusannya untuk berpegang teguh pada iman dan menjadi berkat maupun teladan dalam setiap tindakan, perkataan, maupun sikap hidup, menjadi terang, dan membawa terang tersebut ke kehidupan melalui karya nyata dalam masyarakat.

Penulis: Kontributor Denpasar
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular