Rabu, April 17, 2024
BerandaNasionalKemenPPPA Gerak Cepat Atasi Kasus TPPO

KemenPPPA Gerak Cepat Atasi Kasus TPPO

JAKARTA, balipuspanews.com – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) mengajak seluruh pihak agar tidak takut untuk melaporkan segala bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak, seperti tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang kian marak terjadi di kalangan masyarakat dengan modus yang semakin beragam.

Deputi Perlindungan Hak Perempuan Kemen PPPA, Ratna Susianawati mengungkapkan, kasus TPPO dapat segera ditanggulangi jika seluruh pihak bekerja sama dan bergerak cepat dalam upaya pencegahan dan penanganannya.

“Pencegahan dan penanganan kasus TPPO harus dilakukan oleh seluruh pihak melalui sinergi dan kerjasama secara komprehensif dan berkesinambungan. Seperti kasus yang terjadi baru-baru ini di DKI Jakarta, dimana seorang anak perempuan berumur 14 tahun asal Sumatera Barat yang ditelantarkan di wilayah Jakarta Utara setelah dijanjikan oleh seorang temannya untuk bekerja di daerah Padang, namun pelaku justru membawa korban ke Jakarta dan diturunkan begitu saja di area tol di Jakarta Utara,” kata Ratna, rilis Sabtu (24/2/2024).

Ratna mengemukakan, berdasarkan koordinasi yang dilakukan oleh Kemen PPPA bersama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DPPAPP) DKI Jakarta diketahui bahwa korban ditemukan oleh seorang penjual kopi dan sudah diamankan oleh Dinas Sosial setempat.

BACA :  Sejumlah PAC DPC PDIP Karangasem Inginkan Paket Koster - Giri Prasta Maju Pilgub Bali 2024

“Kami mengapresiasi keberanian penjual kopi yang mau membantu dan mengamankan korban ke Dinas Sosial setempat. Atas keberanian tersebut, kini korban telah berada di tempat yang aman dan kami pun akan terus memantau perkembangan kasus tersebut. Kami siap memberikan layanan yang dibutuhkan oleh korban baik pendampingan secara psikologis maupun hukum jika dibutuhkan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ratna menegaskan, TPPO merupakan kejahatan luar biasa yang penanganannya harus dilakukan secara serius dikarenakan jaringan dan sindikatnya yang sudah mencapai manca negara.

Kemen PPPA merupakan penanggungjawab penyelenggaraan amanat PP Nomor 9 Tahun 2008 tentang Tata Cara dan Mekanisme Pelayanan Terpadu bagi Saksi dan/atau Korban TPPO. Selain itu, Kemen PPPA sebagai koordinator sub GT PP TPPO pun telah melakukan berbagai macam upaya pencegahan dan penanganan, salah satunya melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), khususnya kepada anggota GT PP TPPO di tingkat provinsi dalam memberikan pelayanan bagi saksi dan/atau korban TPPO dalam bentuk bimbingan teknis dan sosialisasi.

Kemen PPPA juga terus mengawal dan berkoordinasi dengan anggota GT PP TPPO di tingkat provinsi dan Kementerian/Lembaga (K/L) di tingkat pusat dalam upaya pencegahan dan penanganan TPPO.

BACA :  Pemkab Badung Bersama Forum GenRe Badung Gelar Grand Final Pemilihan Duta GenRe Tahun 2024

“Kemen PPPA berkomitmen untuk selalu memasifkan gerakan pencegahan TPPO dan memberikan penanganan yang terbaik sesuai dengan kebutuhan korban dari hulu ke hilir. Koordinasi bersama seluruh sektor harus berjalan demi pencegahan TPPO dan penanganan terhadap korban,” tutup Ratna.

Penulis/editor: Ivan Iskandaria.

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -
TS Poll - Loading poll ...

Most Popular