Kemenprin Genjot Digitalisasi IKM dan UKM

- Advertisement -
- Advertisement -

DENPASAR, balipuspanews.com- bKementerian Perindustrian (Kemenperin) mendukung gerakan transformasi digital dan inovasi teknologi bagi industri kecil dan menengah (IKM) melalui program “Startup 4 Industry 2019” yang mempertemukan pelaku startup dengan IKM.

Direktur IKM Logam, Mesin, Elektronika, dan Alat Angkut, Kemenperin, Endang Suwartini dalam acara sosialisasi di Bali Creative Industry Center, di Denpasar, Kamis (26/9), menjelaskan, IKM dan UKM yang jumlahnya 99 persen dari total jumlah usaha di Indonesia ini selayaknya mendapat stimulan dan perhatian khusus untuk dapat bersaing dan mengembangkan usahanya.

Menurut dia, implementasi industri 4.0, melalui transformasi digital bukan suatu hal yang tidak mungkin dilakukan pada IKM. Namun, hal tersebut perlu upaya bersama antara pemerintah, penyedia teknologi, serta adanya komitmen dari IKM sendiri.

Endang mengungkapkan sejumlah permasalahan yang dihadapi IKM di antaranya keterbatasan kemampuan dalam digital marketing, pengelolaan supply chain, serta pengolahan data yang dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi bisnis.

“Di satu sisi, pelaku IKM berjuang sendirian mencari solusi terhadap permasalahan yang dihadapi dan mereka ‘nggak sadar bahwa itu sebetulnya ada solusinya. Di sisi lain, banyak startup berkembang sebetulnya mereka nyari IKM juga,” ucapnya pada acara Seminar dan Sosialisasi Startup Tech Provider dan Industry tersebut.

BACA :  Gubernur Bali Apresiasi Pandangan Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Perubahan APBD 2026

Kepala Sub Direktorat IKM Elektronika dan Telematika, Kemenperin, Agus Tavif menambahkan, memang ekosistem inovasi perlu dibangun bersama-sama sehingga nantinya akan menjembatani antara kebutuhan industri dan inovasi yang dihasilkan.

“Mari para startup, peneliti, akademisi, turut membangun industri Indonesia dengan bergabung dalam gerakan Startup 4 Industry. Keberadaan startup menjadi hal penting dalam akselerasi transformasi digital IKM melalui penerapan teknologi digital hasil inovasi startup teknologi,” kata Agus.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Balai Diklat Industri Denpasar Paryono mengatakan di Bali Creative Industry Center telah banyak melahirkan startup di bidang aplikasi, yakni ada terkait e-commerce, animasi, dan ada aplikasi berbasis pariwisata seperti soal desa wisata, agro dan masih banyak lagi.

“Aplikasi seperti ini untuk mendukung pengembangan produk-produk IKM, sehingga merupakan kolaborasi yang cukup bagus dalam menciptakan startup. Produk-produk IKM secara fisik, untuk mempromosikan dapat melalui aplikasi-aplikasi yang dikerjakan di BCIC. Sejauh ini sudah ada 200 tenant yang menciptakan aplikasi,” ujar dia.

Pemerintah Provinsi Bali, melalui Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Bali I Putu Astawa mengapresiasi dilaksanakan acara yang digagas Kemenprin tersebut.

BACA :  Dorong Sport Tourism, Wawali Arya Wibawa Raih Penghargaan Special Recognition Award – Outstanding Leadership in Advancing Sport Tourism in Bali 2026

“Kita lihat perkembangan zaman, perkembangan teknologi sekarang kan sudah sangat mengubah wajah perekonomian kita yang serba semua menggunakan teknologi digital. Untuk menyongsong era ini, perlu disiapkan SDM yang mampu menguasai teknologi,” katanya.

Oleh karena itu, Astawa mengajak untuk menumbuhkan wirausaha-wirausaha baru dengan profesi yang terbaru sekarang melalui perkembangan teknologi. “Mudah-mudahan upaya pemerintah untuk bisa mengejar 2 persen sekurang-kurangnya dari jumlah penduduk yang berwirausaha, itu akan memperkokoh perekonomian,” ujarnya.

Astawa mengatakan untuk Singapura jumlah wirausahanya sudah 7,5 persen, Tiongkok 10 persen, Amerika 11 persen yang penduduknya berwirausaha.

“Kita tentu mengharapkan sebanyak-banyaknya, dan bersyukur Bali jumlah UKM-nya sudah 8,5 persen. Oleh karena itu, upaya yang dilakukan seperti ini sangat perlu terus didorong. Terutama generasi milenial,” tutup Astawa. (bud/bpn/tim)

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular