26.7 C
Denpasar
18/05/2022, 9:39 PM
advertisementspot_img
JembranaKemiskinan Puji mulai Anak Gangguan Jiwa hingga Rumah Terancam Ambrol

Kemiskinan Puji mulai Anak Gangguan Jiwa hingga Rumah Terancam Ambrol

balipuspanews google news

NEGARA,balipuspanews.com- I Ketut Puji Wardana,49, kini tidak bisa meninggalkan rumah berlama-lama untuk mencari nafkah.

Warga miskin yang tinggal banjar Sawe Munduk Waru, Dauh Waru, Jembrana itu harus menjaga anak tertuanya agar tidak melakukan hal-hal yang membahayakan.

Ditemui di rumahnya Selasa (3/12) Warda menuturkan, putra pertamanya dari empat anaknya yakni Putu Eko Prayoga,23, saat masih kecil kondisinya normal-normal saja. Bahsan saat duduk di bangku SD sampai SMP Prayoga tidak mengalami masalah.

Namun ketika duduk di kelas 3 SMP kondisi kejiawaan Prayoga mulai tidak normal. Dia sering berprilaku aneh termasuk membongkar sepeda motor miliknya satu-satunya. Di rumah juga sering mengamuk bahkan adiknya yang paling kecil Angga Praditya sering dilempar ke tegalan dibelakang rumahnya.

“Adiknya yang paling kecil saat masih bayi sering dilempar. Selain itu sering berprilaku aneh-aneh,” ujarnya.

Karena anaknya seperti itu Wardana, yang kakinya pincang sejak kecil itu sempat melakukan upaya niskala dengan upacara penebusan beberapa kali. Selain itu juga Prayoga dibawa berobat ke RSJ Bangli.

Baca Juga :  Peringatan Hari Suci Waisak Digelar di Vihara Maitreya

“Anak saya pertama dua tahun di RSJ Bali, lalu bolak-balik lagi sampai empat kali,” jelasnya. Dengan upaya tersebut, kini kondisi Prayoga sudah mulai membaik dan mulai bisa beraktivitas. Namun demikian Wardana yang tinggal bersama istrinya Ni Made Ratni,43, bersama 4 nanaknya di rumah sempit bantuan bedah rumah tahun 2007 silam itu tidak bisa meninggalkan Prayoga dirumah bersama adiknya yang paling kecil. Karena dikhawatirkan akibat kondisi kejiwannya yang belum stabil bisa berbuat yang aneh-aneh dan membahayakan.

“Saya harus tetap menjaganya dirumah. Saya tidak berani meninggalkanya lama-lama untuk bekerja,” ungkapnya.

Wardana yang sebelumnya bekerja sebagai tukang bangunan, tidak bisa lagi bekerja maksimal. Jika ada yang mengajak bekerja, Wardana juga mengajak Prayoga untuk ikut bekerja.

Selain bisa terus mengawasi, Prayoga juga bisa membantu mencari nafkah untuk keluarnya yang tergolong keluarga miskin dan masuk KK miskin buku merah.

“Kalau saya dapat pekerjaan dia saja ajak untuk belajar bekerja. Sambil mengawsi juga sambil perlahan memulihkan kondisi mentalnya agar bisa normal kembali,” jelasnya.

Baca Juga :  Diduga Digigit Anjing Rabies, Seorang Balita Meninggal

Dengan kondisi terbelit kemiskinan, seperti itu Wardana tidak bisa berbuat banyak. Untuk makan sehari-hari dan menanggung dua anaknya yang masih sekolah isrtinya Ni Made Ratni kadang ikut membantu kerja serabutan.

“Kadang juga istri saya membuat jejaitan untuk bahan banten saat hari raya,” ujarnya. Memang Wardana memiliki kebun warisan dari orang tuanya. Namun saat musim kemarau seperti ini kebun miliknya tidak bisa menghasilkan apa-apa keran kekeringan. Rumah bedah yang ditempatinya kini juga sudah mulai rusak. Tembok disis timur rumahnya yang berada di bibir tebing sudah mulai retak-retak.

“Saya khawatir kalau nanti hujan tebing itu longsor dan rumah saya ikut ambrol,” ujarnya. Dapur miliknya juga sempt dan dibangun dengan bahan seadanya. Wardana yang tidak mendapat beras miskin dan juga bantuah PKH sangat berharap ada bantuan untuk meringankan beban keluarganya termasuk untuk memperbaiki rumah sehingga bisa lebih luas dan layak. (nm/bpn/tim)

- Advertisement -
- Advertisment -

Terpopuler

Balipuspanews TV
Video thumbnail
Jajaran Pemerintah Kabupaten Buleleng Mengucapkan Selamat Hari Suci Idul Fitri 1443 Hijriah
01:09
Video thumbnail
Jelang Lebaran, Harga Kebutuhan Pokok di Karangasem Masih Stabil
01:11
Video thumbnail
Pelaku Illegal Logging Ditangkap Petugas TNBB
01:29
Video thumbnail
Memasuki Bulan Ramadhan, Kunjungan Wisatawan ke Desa Penglipuran Menurun
01:23
Video thumbnail
Tahap Perbaikan, Pelabuhan Padangbai Hanya Operasikan Satu Dermaga
01:27
Video thumbnail
Wujudkan Keselamatan Mudik Lebaran, Dishub Denpasar Cek Kondisi Angkutan
02:26
Video thumbnail
Nikahi Wanita Pujaan, Tersangka Narkoba Dikawal Ketat Polisi
03:03
Video thumbnail
Panen Raya, Karangasem Semakin Menggeliat Jadi Sentra Kapas
03:58
Video thumbnail
Jelang Arus Mudik, Sejumlah SPBU di Jembrana Diperiksa
02:41
Video thumbnail
Denpasar Akan Jadi Pilot Project Transisi Energi Bersih
02:29
Video thumbnail
Diserbu Pembeli, Agen Migor Curah di Pasar Negara Kehabisan Stok
01:42
Video thumbnail
Stok Solar untuk Nelayan Mulai Aman
02:17
Video thumbnail
Megangsingan Diinstruksikan Jadi Agenda Rutin Kepariwisataan
03:19
Video thumbnail
Kasus Gigitan Anjing Rabies Terus Bertambah, Vaksinasi Digencarkan di Zona Merah
01:47
Video thumbnail
Desa Adat Gerokgak Segera Buat Upacara Pasca Sejumlah Makam Dirusak Misterius
02:47
Video thumbnail
Kue “Hati” yang Dibagikan kepada Siswa SMP di Gianyar Negatif Narkoba
03:14
Video thumbnail
Orang Tak Dikenal Bagikan Kue ke Anak Sekolah Viral di Medsos, Polisi Lakukan Pengecekan
02:09
Video thumbnail
Percetakan Terbakar, Api Hanguskan Ribuan Naskah Ujian SD dan SMP se Kabupaten Buleleng
03:27
Video thumbnail
Pertamina Buka Suara Terkait Pasokan Pertalite dan Solar
03:07
Video thumbnail
Covid 19 Melandai, Kasus DBD Melonjak di Karangasem
01:34
Video thumbnail
449 Ribu Lebih Unit Motor di Bali Nunggak Pajak
03:32
Video thumbnail
PTM di Buleleng Dimulai Lagi, Sejumlah Sekolah Masih Terapkan PTM Terbatas
02:09
Video thumbnail
BBM Naik, Pertalite Mulai Langka di Gianyar
01:34
Video thumbnail
April 2022, Sebagian Besar Wilayah Karangasem Diperkirakan Memasuki Awal Musim Kemarau
02:04
Video thumbnail
Harga Minyak Curah di Karangasem Merangkak Naik
01:13
Video thumbnail
Selama Tiga Bulan, Kasus Gigitan Anjing Rabies di Jembrana Tertinggi di Bali
01:24
Video thumbnail
Erick Thohir Minta Fasilitas UMKM Lokal Diperluas di Pelabuhan Sanur
02:13
Video thumbnail
Sembahyang ke Pura Besakih Kena Retribusi, Ini Penjelasan Pengelola
02:30
Video thumbnail
Harga Lebih Murah, Warga Rela Antre Beli Migor Curah
01:09
Video thumbnail
Hujan Deras di Desa Mayong, Jalan Utama Sebagian Ambles Tergerus Longsor
01:49
Video thumbnail
Warga Korban Banjir di Desa Pengambengan Mulai Mengeluh Gatal gatal
02:07
Video thumbnail
Masyarakat yang Ikut Vaksinasi dan Bawa Sampah Plastik, Dapat Sembako
02:54
Video thumbnail
Bangkitkan Heritage City Tour, Sejumlah Dokar Gratis Disediakan di Denpasar
02:06
Video thumbnail
Vaksinasi Booster Masih Rendah, Buleleng Terus Kejar Target
02:31
Video thumbnail
BOR di Rumah Sakit Kabupaten Buleleng 1,72 persen
01:52
Video thumbnail
Presiden Jokowi Terima Pebalap MotoGP di Istana Merdeka
02:28
Video thumbnail
Desa Beraban dan Dauh Peken, Tabanan Ditetapkan Sebagai Desa Ramah Perempuan & Peduli Anak Bersinar
03:49
Video thumbnail
Tanah dan Air Suci dari Pura Pusering Jagat untuk IKN Nusantara Disaksikan Jokowi
03:57
Video thumbnail
Denpasar Targetkan Cakupan Vaksinasi Booster Capai 50 Persen di April 2022
02:33
Video thumbnail
Seluruh RTH Dibuka, Masyarakat Diimbau Jangan Lengah Prokes
01:32
Video thumbnail
Bookingan Kamar Hotel Penonton Moto GP Mandalika di Karangasem Terancam Batal
01:32
Video thumbnail
PTM di Buleleng Masih Dibatasi 50 Persen
01:45
Video thumbnail
Ribuan Lebih Produk Bernilai Puluhan Juta Hasil Penindakan Loka Pom Dimusnahkan
02:37
Video thumbnail
Pendakian Lewat Jalur Pura Pasar Agung Dilarang Jelang Piodalan Purnama Kedasa
01:29
Video thumbnail
Isoter Asrama Undiksha Ditutup
01:52
Video thumbnail
Kasus Terus Melandai, Vaksinasi Booster di Buleleng Terus Digencarkan
01:49
Video thumbnail
Genjot Vaksinasi Booster, Pemkab Jembrana Juga Sediakan Hadiah Menarik
02:26
Video thumbnail
Volume Sampah di Denpasar Meningkat 20 Persen Pasca Nyepi
02:32
Video thumbnail
PPKM Luar Jawa Bali Diperpanjang 1 14 Maret 2022 di 320 Daerah Level 3
01:57
Video thumbnail
Ratusan Personil Kebersihan Disiagakan Saat Malam Pengerupukan
01:33
Member of