Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

SINGARAJA, balipuspanews.com — Wayan Prasetya Papang Gunawan alias Obby (22) harus kembali berurusan dengan aparat kepolisian. Pasalnya, pria asal Banjar Dinas Dajan Margi, Desa Silangjana, Kecamatan Sukasada, Buleleng diciduk lantaran terbukti menggelapkan motor milik temannya sendiri, bernama Trisnawati (20), pada Minggu (3/3) lalu.

Sebelumnya, pelaku Obby merupakan seorang residivis terjerat kasus pencurian motor di wilayah Tabanan. Pelaku ditahan selama tujuh bulan lamanya.

Kepada sejumlah awak media pelaku Obby mengaku nekat menggadaikan sepeda motor milik temannya itu, untuk bermain judi tajen di Desa Bengkala, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng.

“Saya gadai buat main tajen di Bengkala. Kalau dengan pemilik motor, hubungan saya hanya sebatas berteman, tidak ada hubungan lebih. Saya sudah menikah,” singkat Obby di hadapan awak media di Mapolres Buleleng, Senin (11/3) siang.

Seijin Kapolres Buleleng, Kasubbag Humas Polres Buleleng, Iptu Sumarjaya menyebutkan, pelaku Obby merupakan seorang residivis. Dua tahun yang lalu ia terjerat kasus pencurian motor di wilayah Tabanan, dan ditahan selama tujuh bulan.

Kronologi kasus penggelapan bermula saat pelaku berkenalan dengan Trisnawati sekitar dua hari. Tepat pada Minggu (3/3) lalu, pelaku datang ke kos korban yang terletak di Gang Mawar, Banjar Dinas Babakan, Desa Sambangan, Kecamatan Sukasada, Buleleng.

Kala itu, Obby datang untuk meminjam sepeda motor Honda Scoopy DK 8909 VT milik temannya itu, dengan alasan ingin mencari kos-kosan.

Nahas, alasan itu rupanya hanya akal-akalan pelaku untuk menipu korban. Obby nyatanya mengadaikan motor tersebut di wilayah Desa Bengkala, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng senilai Rp 10 juta.

Dipergunakan untuk apa uang hasil gadaian sepeda motor?

Dihadapan polisi, pelaku mengaku uang hasil gadaian digunakan oleh pelaku untuk bermain judi tajen di Desa Bengkala.

Nah, korban yang panik lantaran sepeda motornya tak kunjung dikembalikan lantas melapor ke Mapolsek Sukasada.

Berangkat dari laporan itu, Polisi akhirnya berhasil menciduk pelaku Obby dikediamannya pada Senin (4/3).

Akibat perbuatannya, Obby kembali harus merasakan gerahnya tidur di balik jeruji besi. Ia dijerat dengan pasal 372 KUHP tentang penggelapan, dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Advertisement
Loading...

Tinggalkan Komentar...