Ketangkap bawa Narkoba Di Pompa Bensin, Warga Jatim “Dikrangkeng”

Penangkapan Narkoba
Penangkapan Narkoba
SEMARAPURA, balipuspanews.com.-

Ditengah tengah aparat Polres Klungkung disibukkan dengan upaya pencegahan penyebaran virus Covid 19 ini, seorang warga Jatim,Saiman yang tertangkap membawa sabu seberat total BB sabu 3,51 gram bruto atau 1,8 bruto di Area SPBU Negari jalan raya Baypass I.B. Mantra wilayah kecamatan Banjarangkan – Klungkung pada Jumat   (20/3/2020)  pukul  23.00 Wita, kini pria ini meringkuk di sel tahanan alias “krangkeng”.

Kasat Narkoba AKP Dewa Gde Oka S,Sos ketika dihubungi Senin (23/3/2020) pagi membenarkan penangkapan tersangka Pengedar Narkoba atas nama Saiman alias Suleman tersebut.

Ditambahkan dirinya setelah dilakukan penggeledahan di  kamar rumah Kos Tersangka di jalan raya Baypass I.B Mantra wilayah desa Lebih kecamatan Gianyar kabupaten Gianyar juga ditemukan barang bukti lainnya.

Adapun tersangka pelaku yang ditangkap bernama Saiman alias Suleman,  umur 23 tahun,alamat Trebung desa Tlambah kecamatan Karang Penang kabupaten Sampang ,Jawa Timur.

Lebih jauh Kasat Narkoba AKP Dewa Gde Oka menyebutkan kronologis penangkapan tersangka Saiman alias Suleman berdasarkan hasil penyelidikan pada hari Jumat tanggal 20  Maret 2020  pukul 23.00 Wita, team Buser Satuan Reserse Narkoba Polres Klungkung dengan disaksikan 2 (dua) orang saksi umum menangkap dan menggeledah badan tersangka Saiman alias Suleman di area SPBU Negari, Klungkung dan ditemukan 1 paket diduga narkoba jenis sabu.

Berdasarkan hasil interogasi terhadap pelaku selanjutnya dilakukan penggeledahan di tempat tinggal Kos pelaku di wilayah desa Lebih , Gianyar dan ditemukan 7 paket diduga narkotika jenis sabu beserta barang bukti sesuai BB yang disita.

Hasil interogasi terhadap pelaku diakui bahwa barang bukti tersebut milik pelaku  yang dikuasai dan disimpan di kamar rumahnya untuk dijual.

Saat ini pelaku beserta barang bukti sudah diamankan di Satuan Narkoba Polres Klungkung untuk proses hukum lebih lanjut.

Berdasarkan bukti – bukti yang telah dikumpulkan , Team penyidik Satuan Resnarkoba Polres Klungkung  telah menetapkan  SULEMAN sebagai tersangka karena diduga kuat telah melakukan tindak pidana secara tanpa hak atau melawan hukum menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli narkotik.

“Tersangka Saiman alias Suleman dijerat dengan pasal 114 ayat (1) Subsidair pasal 112 ayat(1) UURI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) dan paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah),” tegas AKP Dewa Gde Oka. (RON/BPN/tim)