Sabtu, Februari 24, 2024
BerandaJembranaKetapang-Gilimanuk Terjadi Antrean, Kapal Ditambah dan Bongkar Muat Dipercepat

Ketapang-Gilimanuk Terjadi Antrean, Kapal Ditambah dan Bongkar Muat Dipercepat

JEMBRANA, balipuspanews.com– Arus balik Idul Adha baik yang menuju Bali maupun ke Jawa mengalami peningkatan. Akibatnya terjadi antrean kendaraan di kedua pelabuhan.

Selain karena gangguan cuaca yakni air surut sehingga dermaga LCM sulit disandari antrean memang terjadi karena banyaknya kendaraan yang akan menyeberang ke Bali maupun ke Jawa.

Dari informasi yang dihimpun, antrean di Ketapang, Banyuwangi mulai terjadi sejak Minggu. Bahkan pada Rabu malam (5/7/2023) pagi antrean kendaraan dari arah utara sampai di Monumen Gandrung, Watudodol atau lebih dari 7 kilometer. Begitupula yang dari arah selatan antrean juga cukup panjang.

Sedangkan di Pelabuhan Gilimanuk jua terjadi antrean sejak Minggu malam. Namun antrean di Gilimanuk tidak sampai mengular. Ekor antrean hanya sampai di masjid namun berlangsung hingga pagi hari.

Untuk menghindari antrean semakin panjang, ASDP melakukan beberapa langkah. Diantaranya melakukan penambahan jumlah kapal yang dioperasikan dan mempercepat port time atau waktu bongkar muat kapal.

General Manager ASDP Cabang Ketapang, Syamsudin ketika dikonfirmasi media balipuspanews.com, Kamis (6/7/2023) mengatakan upaya untuk mengatasi antrean saat ini, ASDP telah mengambil beberapa langkah yakni melakukan penambahan armada kapal di dermaga MB 1, 2, dan 3 masing-masing 1 kapak.

BACA :  Terima Audiensi AMSI Bali, Kakanwil DJP Bali Sebut Media Berperan Penting Mengedukasi Masyarakat

“Jumlah kapal yang semula 15 di tingkatkan menjadi 18 kapal. Selain itu, di dermaga LCM, kami juga meningkatkan jumlah kapal dari 12 menjadi 15 kapal,” ungkapnya.

Selain penambahan armada kapal, pihaknya juga telah melakukan perubahan dalam proses bongkar muat di pelabuhan. Waktu bongkar muat yang sebelumnya memakan waktu 13 menit, dipercepat menjadi 10 menit.

Ini dilakukan untuk memastikan proses bongkar muat berjalan lebih efisien dan mengurangi waktu tunggu kendaraan. Upaya tersebut tidak hanya dilakukan di Pelabuhan Ketapang namun juga Pelabuhan Gilimanuk.

“Kami juga bekerja sama dengan Pelabuhan Gilimanuk dan berkoordinasi dengan Korsatpel Ketapang-Gilimanuk sebagai regulasi jadwal pemuatan kapal. Kerja sama ini kami lakukan agar pelayanan di kedua pelabuhan dapat berjalan lebih lancar dan terkoordinasi,” ujarnya.

Sebagai langkah lanjutan untuk mengurangi kepadatan, ASDP juga menambah KMP (Kapal Motor Penumpang) Prathita untuk pemuatan di dermaga ponton Ketapang.

“Langkah ini diambil untuk meningkatkan kapasitas muatan di Pelabuhan Ketapang,” jelasnya.

Syamsudin menghimbau kepada seluruh pengguna jasa untuk melakukan pemesanan tiket secara online.

BACA :  Wawali Arya Wibawa Hadiri Pisah Sambut Kajati Bali

“Kami terus menghimbau kepada seluruh pengguna jasa untuk membeli tiket melalui Ferizy serta mengisi data dengan lengkap, dan tidak membeli tiket melalui calo. Karena hal ini penting untuk memastikan ketersediaan tiket dan memperlancar pelayanan di pelabuhan,” ungkapnya.

ASDP kata Syamsudin menyadari pentingnya kelancaran pelayanan di pelabuhan ini bagi seluruh pengguna jasa. Oleh karena itu, ASDP terus berupaya melakukan perbaikan dan peningkatan yang diperlukan untuk mengatasi antrean yang terjadi.

“Kami berharap dengan langkah-langkah ini, antrean dapat berkurang,”pungkasnya.

Penulis: Anom
Editor: Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular