28.7 C
Denpasar
05/12/2021, 12:35 PM
BulelengKeterbatasan Ekonomi, Budiasa Nyakap Sejak Dari Kakek Masih Hidup

Keterbatasan Ekonomi, Budiasa Nyakap Sejak Dari Kakek Masih Hidup

balipuspanews google news

BULELENG, balipuspanews.com – Keterbatasan ekonomi serta pendidikan membuat Gede Budiasa salah satu warga Desa/Kecamatan Kubutambahan ini tinggal disebuah rumah dengan dinding yang terbuat dari anyaman bambu serta terpal sejak lahir hingga sudah memiliki tiga orang anak.

Bahkan sudah sejak dari sang kakek masih hidup tinggal ditanah milik salah seorang warga (Nyakap) yang terletak di Banjar Dinas Kajekangin Desa/Kecamatan Kubutambahan, Buleleng dan dengan kondisi miskin.

Dia adalah seorang buruh serabutan yang berpenghasilan sehari-hari tidak menentu untuk menghidupi istri dan anaknya yang paling kecil saat ini masih duduk dikelas tujuh SMPN 1 Kubutambahan.

Lelaki yang saat ini berusia sekitar 50 tahun ini menceritakan bahwa sudah sejak kecil hidup serba kekurangan. Untuk memenuhi kebutuhan makan sehari-hari segala pekerjaan dilakukan mulai dari bekerja mencari rumput buat pakan babi hingga menjadi buruh kuli bangunan.

“Ya beginilah kondisinya saya cuma buruh harian lepas apapun pekerjaan saya ambil agar bisa menghidupi keluarga, kasur saja dikasi minta tetangga,” jelasnya kepada balipuspanews.com saat dikunjungi langsung.

Dengan kondisi rumah yang jauh dari kata layak serta tempat untuk mck yang tidak ada. Tidak jarang Ia bersama keluarga mandi hanya ditutupi terpal, bahkan jika ingin buang air besar harus berjalan menuju ke sungai yang kebetulan ada didekat rumahnya. Untuk mandi saja karena rumahnya belum dipasangi air PAM, maka harus mengambil air disumur yang berjarak sekitar 300 meter dari tempatnya tinggal.

Tak hanya itu, untuk penerangan ketika malam hari dan keperluan pencahayaan untuk anaknya yang bernama Komang Sri Padmayoni belajar, masih mengandalkan tumpangan dari tetangganya dengan kesepakatan mebayar sebanyak 20 ribu perbulan. Jika penggunaan melebihi tetangganya tidak pernah meminta lebih dari jumlah tersebut.

“Saat ini tinggal sama istri dan dua anak, soalnya anak kedua sudah menikah tinggal yang pertama dan Komang yang masih sekolah,” ujarnya.

Kini dengan kondisi ekonominya yang serba kekurangan membuat salah seorang tetangganya iba dan sudah memberikan tanah secara cuma-cuma. Akan tetapi sekali lagi dengan kondisi ekonomi keuangan Ia terpaksa harus mengelus dada karena belum bisa membangun rumah di tanah tersebut.

“Sudah lama mau dikasi minta tanah. Akhirnya sekarang sudah dikasi dan sudah ada perjanjian secara sah. Dekat sini seluas 1 are. Saya makan aja pas-pasan apalagi mau buat bangunan,” terangnya.

Sementara terkait bantuan dirinya mengakui belum pernah mendapatkan bantuan bedah rumah. Namun diluar dirinya pernah mendengar informasi sekitar tahun 2017 direncanakan mendapat bantuan bedah rumah tapi sampai kini belum ada realisasi.

Tak berhenti disana Dia bersama keluarga mengatakan baru pernah mendapat bantuan langsung tunai dari pemerintah, namun terhenti. Ia kembali mendapat bantuan dari desa di tengah pandemi Covid-19.

Disisi lain, Perbekel Desa Kubutambahan, Gede Pariadnyana membenarkan terkait ada warganya yang seperti diceritakan, namun pihaknya mengaku jika saat ini sudah memperhatikan keluarga Gede Budiasa dengan memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari dana desa yang diberikan berupa uang 600 ribu perbulannya hingga kini 300 ribu perbulannya.

Bahkan pihaknya juga menerangkan jika sebelumnya Budiasa telah menjadi prioritas untuk mendapatakan bedah rumah, akan tetapi karena belum memiliki tanah bantuan tersebut belum bisa direalisasikan. Sehingga saat ini pihaknya telah mendengar bahwa Budiasa telah diberikan tanah maka nantinya akan kembali diprioritaskan supaya mendapatakan bantuan bedah rumah.

“Sekarang kebetulan sudah ada tanah satu are rencana kalau sekarang ada prioritas buat rehabilitas ya kita daftarkan. Itu sudah prioritas dia,” tandasnya.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan

- Advertisement -
- Advertisment -
Balipuspanews TV
Video thumbnail
Antisipasi Masuknya Varian Omicron, Turnamen International Youth Championship Ditunda
02:59
Video thumbnail
Kantin Sekolah Dasar Pengiangan, Bangli Terbakar, Kerugian Diperkirakan Puluhan Juta
02:35
Video thumbnail
Ratusan Liter Arak dan Puluhan Ekor Ayam Diamankan
02:39
Video thumbnail
Kecam Joged Porno, Gubernur Koster Minta Aparat Tegas
04:19
Video thumbnail
Antisipasi Dampak La Nina, Semua Pihak Diminta Sigap Untuk Saling Bantu
03:45
Video thumbnail
Drainase Tersumbat, Sekolah dan Puskesmas di Seririt Terendam Banjir
02:50
Video thumbnail
Sempat Vakum Dua Tahun, Makepung Jembrana Cup Kembali Digelar
03:01
Video thumbnail
Pohon Bunut Besar Tumbang Timpa Rumah Warga di Desa Kutampi
02:02
Video thumbnail
DPRD Buleleng Mengucapkan Selamat Hari Raya Galungan dan Kuningan
01:01
Video thumbnail
Pemberlakuan PPKM, Pedagang dari Luar Karangasem Sementara Dilarang Berjualan di Pasar Tradisional
01:55
Video thumbnail
Kemunculan Seekor Buaya Muara di Sungai Sangsang Lebih Gegerkan Warga
03:59
Video thumbnail
Alat Berat Hingga Senderan Tersapu Aliran Banjir di Tukad Janga
01:48
Video thumbnail
Bea Cukai Musnahkan Barang Bukti Hasil Sitaan Senilai Rp 83,2 Juta
02:02
Video thumbnail
BNNP Bali Gagalkan Penyelundupan 44 Kg Ganja Kering ke Bali
02:03
Video thumbnail
Air Sungai Candi Gara Meluap, Puluhan Rumah Warga di Desa Kusamba Terendam Banjir
02:49
Video thumbnail
Knalpot Brong Dilarang, Polantas Datangi Bengkel Modifikasi
02:19
Video thumbnail
Bersihkan Saluran Irigasi, Pria Asal Desa Nongan Ini Tewas Tertimpa Pohon Dapdap
01:32
Video thumbnail
Sampai Awal Juni Sudah 154 749 Warga Karangasem Divaksinasi Covid 19
01:56
Video thumbnail
40 Pegawai Dinas PUPR Karangasem Menjalani Tes Urine
01:54
Video thumbnail
Hendak Keluar Beli Makan, Seorang Warga di Desa Tista Temukan Mayat Bayi
01:48
Video thumbnail
Hilang Empat Hari, Pemancing Asal Banyuwangi Ini Ditemukan Tak Bernyawa
01:56
Video thumbnail
Harga Bahan Naik, Pengusaha Tahu dan Tempe di Buleleng Kebingungan Berproduksi
03:30
Video thumbnail
Melihat Warga Desa Abang, Karangasem Berburu Ulat Gayas yang Kaya Protein
02:37
Video thumbnail
Ciptakan Sungai Bersih, Kawasan Sungai Taman Pancing Dilengkapi Trash Walker
02:28
Video thumbnail
TPS Sadu Sumerta Kaja Ubah Sampah Jadi Pellet Pembangkit Listrik
03:31
Video thumbnail
Lomba Baleganjur se Bali, Diharapkan Generasi Muda Tetap Berkarya
02:30
Video thumbnail
Jaga Kelestarian, 54 Ekor Jalak Bali Dilepas Liarkan
02:45
Video thumbnail
Hidupkan Kewirausahaan, PKK Desa Batununggul, Nusa Penida Produksi Dupa
02:08
Video thumbnail
Libur Idul Fitri, Pantai Sanur Tetap Jadi Destinasi Favorit Dikunjungi Wisdom
03:41
Video thumbnail
912 Peserta Ikuti Pameran Bonsaidi Alun-alun Kota Gianyar
05:38
Video thumbnail
Pedagang Sudah Pindah, Aktivitas Pasar Banyuasri Telah Dijadwalkan
02:35
Video thumbnail
Longsor di Dua Desa Wilayah Kecamatan Sawan, Kerugian Diperkirakan Ratusan Juta
02:30
Video thumbnail
Putu Supadma Rudana, MBA Mengajak Seluruh Masyarakat untuk Selalu Menerapkan 3M
02:35
Video thumbnail
Pedoman Perayaan Tahun Baru
00:54
Video thumbnail
Strategi Museum Rudana Menjaga Eksistensinya di Tengah Pandemi | Talkshow
44:25
Video thumbnail
Tempat Karaoke Terapkan Prokes, Sterilkan Microphone dengan Mesin Laser
03:13
Video thumbnail
Kebiasaan Baru yang Diterapkan Ketika ke Museum
01:03
Video thumbnail
Ketua Komisi IVDPRD Tabanan I Gusti Komang Wastana,S.Pd Mengajak Masyarakat Disiplin Terapkan Prokes
01:52
Video thumbnail
Kembali Gerebek Desa, Polsek Mengwi Lakukan Penyemprotan Disinfektan Dengan Mobil Water Canon
01:59
Video thumbnail
Tips Solo Travelling di Masa Pandemi
01:17
Video thumbnail
Situasi Ubud Menjelang Tahun Baru 2021
13:36
Video thumbnail
Polsek Selemadeg Barat Semprotkan Disinfektan di Rumah Warga yang Terpapar Covid-19
02:04
Video thumbnail
Tips Aman Menerima Paket di Masa Pandemi
00:42
Video thumbnail
Polres Badung Gelar Aksi Gerebek Desa, Cegah Penyebaran Covid-19
03:23
Video thumbnail
#ingatpesanibu Selalu Menerapkan 3M
00:36
Video thumbnail
Rencana Pembelajaran Tatap Muka Tahun 2021 di Kabupaten Tabanan | Talkshow
19:20
Video thumbnail
Tips Liburan Bersama Keluarga di Masa Pandemi
01:21
Video thumbnail
Minim Kasus Covid 19, Desa Kuwum Dinobatkan Sebagai Desa Tangguh Dewata Oleh Polres Badung
02:39
Video thumbnail
2 Cafe di Tabanan Tak Lengkapi Sarana Prokes,Tim Gabungan Sosialisasi SE Gubernur & Maklumat Kapolri
02:43
Video thumbnail
Tips Ketika Keluar Rumah di Masa Pandemi
01:11
Member of