Audiensi Pengurus Pasraman Lingga Gana
Audiensi Pengurus Pasraman Lingga Gana
sewa motor matic murah dibali

TABANAN, Balipuspanews.com – Hampir setahun sudah Wabup Tabanan Dr. Sanjaya menyelesaikan disertasinya di IHDN Denpasar. Disertasi tentang pasraman itu kemudian mengantarkan orang nomer dua di Tabanan tersebut berhasil meraih gelar doktor. Hebatnya, gelar doktor tersebut diraihnya dengan nilai yang sangat memuaskan atau dengan predikat com laude.

Sejak itu pula ketua DPC PDIP Tabanan tersebut mendapat julukan Doktor Pasraman. Lalu, dialog seperti apa yang mengalir dari seorang Doktor Pasraman ketika menerima audiensi pengurus Pasraman dan Yayasan Lingga Gana? Berikut laporannya.

Selasa (18/6) Wabup Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE.,MM., menerima audiensi pengurus Pasraman dan Yayasan Lingga Gana yang didampingi langsung oleh sesepuhnya Ida Bhagawan Narendra. Selain itu hadir pula ketua Yayasan Lingga Gana I Gusti Made Suteja dan beberapa pengurus pasraman Lingga Gana.

Dihadapan orang nomer dua di bumi lumbung beras tersebut, ketua Yayasan Lingga Gana I Gusti Made Suteja menyampaikan beberapa program kerjanya dalam kesertaannya membangun Bali, khususnya Tabanan.

Adapun program-program tersebut diantaranya akan menggelar manusa yadnya berupa tiga bulanan massal. Bertujuan untuk membangun generasi muda yang cerdas, berkwalitas dan spiritualis akan digelar kegiatan sisya upanayana. Sementara untuk meningkatkan kwalitas pemangku, pasraman dan yayasan ini akan menggelar kegiatan diklat pemangku.

Senada dengan Suteja, Ida Bhagawan Narendra menambahkan pasraman dan yayasan Lingga Gana ini telah turut berperan serta membangun Tabanan. Khususnya pada bidang sosial dan keagamaan.

Wabup Dr. Sanjaya sangat menyambut baik berbagai program yang akan digelar pasraman dan yayasan Lingga Gana ini. Khususnya program-program yadnya yang digelar secara massal. Seperti ngaben, matatah, pawintenan dan tiga bulanan massal.

“Kami selaku pemerintah sangat mendukung kegiatan yadnya yang digelar secara massal,” sebut Wabup Dr. Sanjaya.

Menurutnya, kegiatan yadnya yang digelar secara massal sangat efektif. Baik efektif dari sisi waktu, tenaga dan juga biaya serta tidak mengurangi makna dan esensi yadnya yang digelar.

Sebagai seorang doktor dengan disertasinya yang mengangkat tentang pasraman, Wabup Dr. Sanjaya menyebutkan bahwa pasraman merupakan benteng terakhir bagi terwujudnya pendidikan bernuansa Hindu. Pasraman juga sebuah jawaban untuk mengembalikan nilai-nilai Hindu dan budaya Bali.

“Pasraman memiliki peran penting dalam memperkuat identitas bagi masyarakat Hindu Bali. Saya menaruh harapan besar kepada setiap pasraman untuk ikut mendukung program pemerintah daerah,” tutupnya. (rah/bpn/tim)