Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia I Putu Jenana Sukandarista. Foto Suhartawan-BPN
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Karangasem, balipuspanews.com –  Pemilu sudah semakin dekat, suasana politik di Kabupaten Karangasem mulai memanas. Kali ini Ketua Dewan Perwakilan Daerah Partai Solidaritas Indonesia (PSI), I Putu Jenana Sukandarista geram saat mengetahui bahwa ada oknum yang menebar berita hoak mengenai dirinya.

Menurut Putu Jenana, informasi tersebut didengarnya langsung dari kerabatnya bahwa bahwa ada oknum caleg yang menebar hoax ke rumah rumah warga yang mengatakan jika memilih dirinya dalam pemilu mendatang maka akan buang buang suara saja.

Berapapun suara yang dirinya peroleh, tidak bakalan bisa membuatnya menduduki kursi DPRD karena menurut oknum yang menebar berita tersebut partai yang menaungi Jenana bakal tidak bisa tembus parlemen threshold sehingga dampaknya, caleg calegnya tidak akan bisa duduk di DPRD maupun DPR.

“ Saya dengar isu itu tadi pas kundangan dirumah keluarga, banyak saudara yang mau mengalihkan dukungannya karena hoax tersebut,” tutur Putu Jenana kepada media ini, Selasa (9/4/2019).

Mengetahui ada oknum yang sengaja menghembuskan isu seperti itu, Jenana langsung memberikan penjelasan bawasannya isu tersebut tidaklah benar.

Dikatakan Jenana dari awal perjuangan terbentuknya PSI memang sudah mendapat tekanan dan intimidasi yang luar biasa sampai akhirnya PSI menjadi satu satunya partai yang lolos verifkasi Kemenkumham dan verifikasi KPU.

Dirinya memiliki keyakinan bahwa Partai PSI bakalan lolos parlemen threshold karena di PSI sendiri selalu melakukannya bersama sama kalau rakyat merestui target 4 persen pasti terlampaui karena target PSI adalah 7 persen suara.

Sementara terkait lolos atau tidaknya parlemen threshold nanti, dampaknya pun hanya berlaku bagi caleg DPR RI saja dan tidak berpengaruh terhadap DPRD tingkat I dan DPRD tingkat II.

“ Kalaupun tidak tembus parlemen threshold kalau suara mencukupi caleg DPRD I, DPRD II tetap bisa menduduki kursi DPRD I dan DPRD II,” ujarnya. ( igs)

Advertisement
Loading...