Ketua Tim Pemenangan Cabup dan Cawabup Buleleng Sama-sama Optimis Menang

- Advertisement -
- Advertisement -

BULELENG, balipuspanews.com – Tahapan debat pertama, kedua, dan ketiga di Pilkada Serentak Kabupaten Buleleng telah tuntas diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Usai menyimak secara keseluruhan kedua ketua tim pemenangan Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Kabupaten Buleleng pun tidak mau kalah dan sama-sama optimis calon mereka akan sukses meraih kemenangan.

Seperti disampaikan IGK Kresna Budi yang merupakan Ketua Tim Pemenangan Paslon Nomor Urut 1 Nyoman Sugawa Korry-Gede Suardana misalnya. Dirinya sangat optimis bahwa di 27 November 2024 mendatang bisa menang dengan maksimal.

“Optimis. Posisi menang. Mudah-mudahan dengan penguasaan masalah dari calon pemimpin (Sugawa-Suardana,red) ini bisa merubah keadaan di Buleleng. Masyarakat kan sudah cerdas siapa yang akan dipilih,” jelasnya.

Politisi Partai Golkar ini pun menyebutkan jika tren Paslon yang diusung KIM Plus tersebut terus naik. Hal tersebut diketahui saat kedatangan dari masyarakat dalam kampanye Sugawa-Suardana tinggi. Apalagi saat digelar jalan sehat bahagia dan konser Dewa 19. Menurutnya di Pilpres 2024 lalu, masyarakat yang hadir tidak segencar seperti sekarang pasangan Prabowo dan Gibran memperoleh 54 persen suara.

BACA :  Atap Bangunan SDN 3 Kalibukbuk Ambruk Dihantam Angin Kencang

“Kalau sekarang saya prediksi 60 persen. Apalagi antusiasme masyarakat yang datang di kampanye kita prediksi 500, ternyata yang datang sampai 1.000 orang. Ini kan luar biasa. Masyarakat ingin perubahan,” sebutnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan dari Paslon nomor urut 2 Nyoman Sutjidra-Gede Supriatna juga optimis di 27 November 2024 nanti. Paslon jagoannya bisa memenangkan bahkan diangka 70 persen. Kemenangan itu dinilainya lantaran baik paslon sekaligus tim pemenangan selama ini tidak bermain dengan kata-kata. Tidak hanya beretorika, dan tidak membohongi masyarakat.

“Kami optimis memenangkan 27 November dengan 70 persen. Karena apa yang kami sampaikan riil adanya. Kalau memang masyarakat cerdas sekarang, tidak akan menerima kata-kata yang serba semu. Saya yakin itu,” tegas dia.

Bahkan politisi asal Kecamatan Gerokgak, Buleleng ini mengaku akan meyakinkan masyarakat bahwa apa yang disampaikan paslon Sutjidra-Supriatna adalah nyata. Sebab, pihaknya di DPRD Kabupaten Buleleng juga yang mengeksekusi anggaran dan tahu tentang Buleleng. Misalnya kata, Ngurah Arya yang bisa diberikan kepada Perbekel adalah dari beban kerja. Kalau memang keuangan daerah mampu, tidak hanya Rp 10 juta, tapi bisa lebih.

BACA :  Gubernur Bali Apresiasi Pandangan Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Perubahan APBD 2026

“Tapi yang kami pikirkan bukan kepala desa (Perbekel, red) dan Guru saja, tetapi seluruh masyarakat Buleleng. Karena Bupati itu harus menyejahterakan seluruh masyarakat Buleleng, bukan parsial. Ini (Perbekel dan Guru, red) di-nomorsatukan-kan hanya untuk kepentingan politik semata,” pungkas dia.

Penulis : Nyoman Darma 

Editor : Oka Suryawan 

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular