Khawatir Longsor, Penambangan Ilegal Membuat Resah Subak Lawanan

Subak rapatkan penambangan liar

Gianyar, balipuspanews.com -Lantaran khawatir akan terjadi longsor,   Subak Lawanan melaporkan penambangan ilegal di bibir sungai Petanu, Banjar Antugan Blahbatuh, Kabupaten  Gianyar,  Minggu (4/6).

“Petani takut penambangan itu  akan menimbulkan longsor, ” kata Ketut Purwa, Pekaseh Subak Lawanan, Minggu (4/6).

Ia mengatakan penambangan batu paras itu sudah di tegur tiga kali oleh pekaseh namun penambang batu padas “membandel.

Kemudian alat yang di gunakan menambang batu padas di sita oleh subak lawanan.

Penambangan itu dianggap mengancam longsor 30 hektar sawah milik subak.

“Galian batu padas ini sempat merusak saluran irigasi ke Blangsinga dan Keramas, ” jelasnya.

I Ketut Nara Yana  Kepala Lingkungan mengatakan penambangan ini terpaksa diberhentikan karena  ijin belum keluar .

Baca Juga :  Tim Koordinasi Dibentuk Untuk Wujudkan UMKM Naik Kelas

” Ini dari subak,  kami akan sampaikan permintaan subak ke Provinsi untuk di tindak lanjuti,” jelasnya.

Kepala Bidang Kesbangpol Kabupaten Gianyar,  Ida Bagus Darmayuda,  mengatakan ada beberapa alat yang diamankan oleh subak.

“Tidak akan melanjutkan aktivitasnya sebelum ada ijin, ” jelasnya.