Kota Sumedang
Kota Sumedang
sewa motor matic murah dibali

SUMEDANG. balipuspanews.com. berbagai elemen dan masyarakat Kabupaten Sumedang akhir – akhir ini mulai angkat bicara, terhadap kinerja Bupati H. Dony Ahmad Munir dalam memimpin Pemerintahan Kabupaten Sumedang. Sejak dilantiknya H. Dony Ahmad Munir pada tanggal 20 September 2018, dinilai lamban dalam melaksanakan pembangunan sesuai harapan masyarakat.

Dalam masa kerja 100 hari Dony hanya membangun opini publik atau wacana terkait pelaksanaan pembangunan daerah. Merancang dan menyusun program – program pemberdayaan masyarakat, pembangunan insfraktuktur dan lain sebagainya. Akan tetapi sampai sekarang belum dapat terealisasi.

Salah satu warga masyarakat Conggeang Kecamatan Conggeang Kebupaten Sumedang Nana Rukyana (58) Senin (17/6/2019) kepada balipuspanews.com mengatakan. Sangat mengharapkan kepada Bupati Dony, agar segera melaksanakan program – program yang telah disusun berdasarkan hasil rapat dengan para anggota DPRD.

Ketika pelantikan sebagai Bupati Sumedang Dony berjanji akan bergerak cepat untuk memenuhi harapan masyarakat dengan mengsingkronisasi visi dan misi serta program unggulan dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), selain itu soal Kebijakan Umum Anggaran, Prioritas Plafon Anggaran Sementara.

“saya masih ingat betul janji bapak Dony, usai penetapan KPU 25 Juli 2018 di aula KPU Sumedang. Saya waktu itu hadir sebagai masyarkat yang peduli akan pembangunan Kabupaten Sumedang” ungkap Nana.

Nana pun memohon kepada Bupati, agar segera menyelesaikan persoalan yang kini masih melekat dihati masyarakat yakni terkait Waduk Jatigede. Dimana masyarakat masih dirundung masalah, Nana pun percaya bahwa Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mampu menyelesaiakan penderitaan masyarakat dan mampu membangun Sumedang.

Adapun persoalan ikon Kota Sumedang apa yang diucakpan Bupati sebagai “Sumedang Kota Buludru” merupakan nama yang diberikan oleh Presiden Ir. Soekarno. Karena ketika itu Sumedang salah satu kota paling bersih dan indah. Tidak seperti sekarang merupakan kota yang bukan indah dan bersih lagi.

Progres dari kepemimpinan Bupati Dony secara signipikan belum menunjukan yang bersipat menonjol dalam pembangunan. Salah satunya belum menunjukan pembangunan insfratuktur seperti jalan dan lain – lain.

“saya tidak mau bicara soal APBD dan bantuan APBD provinsi, dan masalah paket pekerjaan yang telah dilelangkan. Pada dasarnya saya berharap kepada bupati, segara memenuhi janjinya untuk membangun Sumedang” pungkasnya. (Yadi/bpn/tim)