Kisah Lily Born, Gadis 11 Tahun yang Ciptakan Cangkir Revolusioner untuk Penderita Parkinson

Berawal dari kasih sayang pada kakeknya, inovasi sederhana ini berkembang menjadi bisnis internasional

- Advertisement -
- Advertisement -

BALIPUSPANEWS.com – Pada usia yang masih sangat muda, Lily Born melihat betapa sulitnya sang kakek menjalani aktivitas sehari-hari setelah didiagnosis penyakit Parkinson. Dari rasa peduli itu, ia menemukan ide brilian yang mengubah hidup sang kakek sekaligus membuka jalan bagi lahirnya sebuah perusahaan keluarga.

Saat berusia 11 tahun, Lily menciptakan sebuah cangkir khusus bernama Kangaroo Cup. Cangkir ini memiliki tiga kaki di bagian bawah, yang membuatnya lebih stabil dan tidak mudah tumpah. Inovasi sederhana itu membantu sang kakek mendapatkan kembali sebagian kemandiriannya, sekaligus memberi harapan bagi banyak orang dengan keterbatasan mobilitas.

 

Dari Prototipe ke Pasar Internasional

Prototipe pertama Kangaroo Cup segera mendapat perhatian. Lily bersama keluarganya kemudian meluncurkan kampanye crowdfunding, yang memungkinkan produksi unit pertama dan peredarannya di pasaran.

Inovasi ini bukan hanya berguna bagi penderita Parkinson, tetapi juga membantu siapa saja yang memiliki kesulitan mobilitas. Perlahan, Lily terus menyempurnakan desainnya.

Dalam wawancara yang dikutip Infobae, Lily mengatakan, “Sekarang kami telah meluncurkan versi baru berupa cangkir plastik yang tidak mudah pecah. Produk ini tidak hanya berguna untuk orang dengan masalah mobilitas, tetapi juga untuk anak-anak dan orang dewasa yang sekadar menginginkan cangkir yang lebih baik.”

BACA :  Bupati Badung Bagikan Helm kepada Pelajar SMAN 2 Abiansemal, Dorong Tertib Berlalu Lintas

 

Dari Ide Anak Kecil Menjadi Perusahaan Global

Kini, meski baru berusia awal 20-an, Lily Born sudah memimpin Imagiroo, perusahaan yang ia dirikan untuk mengembangkan produk ramah disabilitas dan kebutuhan khusus. Perusahaannya kini mendistribusikan produk ke Amerika Serikat dan pasar internasional lainnya.

Semua ini berawal dari satu hal sederhana: keinginannya membantu kakek tercinta mendapatkan kembali kemandiriannya.

Follow Balipuspanews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News
SourceMarca.com
RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular