Selasa, Februari 27, 2024
BerandaBulelengKisah Pak Bimbo, Perajin Anyaman Bambu di Desa Tigawasa Buleleng

Kisah Pak Bimbo, Perajin Anyaman Bambu di Desa Tigawasa Buleleng

BULELENG, balipuspanews.com – Usaha Kecil dan Menengah atau UKM di Kabupaten Buleleng dikenal menghasilkan beragam jenis produk dengan kualitas sobean. Salah satunya adalah kerajinan anyaman bambu yang pusat produksinya terdapat di Desa Tigawasa.

Salah satu pengerajin anyaman bambu yang terkenal adalah Putu Indrayana. Ketika ditemui di kediaman sekaligus tempat kerjanya, Senin (7/6/2021), mengakui sudah menekuni kerajinan anyaman bambu selama 20 tahun lebih.

Dirinya menjual aneka produk kerajinan anyaman bambu seperti peralatan untuk kegiatan keagamaan keben bentuk biasa, kotak maupun bundar serta tempat bajera. Selain itu, Bimbo juga membuat produk seperti tempat pulpen, tempat tisu, tempat sampah tas, dan lain sebagainya.

Semuanya produknya itu Ia buat bentuk dan ukurannya sesuai dengan selera pembeli. Selain itu, pembeli juga dapat menentukan warna serta tulisan yang akan dibuat di produk pesanannya. Sedangkan mengenai harganya, dirinya mematok sesuai dengan ukuran yang diinginkan.

“Kalau harganya nanti kan tergantung ukurannya, untuk keben saya jual dari harga 50 ribu sampai ada yang 400 ribu,” sebut Bimbo panggilan akra Putu Indrayana.

BACA :  Jelang Galungan, Bupati Tamba Pastikan Ketersediaan Elpiji Aman

Disinggung terkait pemasarannya, Bimbo mengaku jarang menitipkan produk kerajinannya pada penjual tangan kedua seperti pasar dan toko, melainkan lebih senang menjual sendiri dari rumahnya.

Awalnya Bimbo hanya mendapat pelanggan yang kebetulan melewati rumahnya lalu tertarik dengan produk kerajinan yang dipajang. Promosinya pun hanya mengandalkan dari mulut ke mulut.

Selain itu, Bimbo tidak jarang juga mengikuti pameran yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Buleleng. Seperti salah satu contohnya belum lama ini Ia memajang produknya di stand pasar pangan lokal yang diselenggarakan di halaman kantor Bupati Buleleng.

Tidak hanya menjual produknya sendiri, Ia pun juga turut aktif memberikan bimbingan kepada masyarakat di Desa Tigawasa yang ingin menekuni kerajinan anyaman Bambu, untuk kemudian dibantu juga pemasarannya.

Pada zaman teknologi maju saat ini, Bimbo sudah melebarkan sayap pemasarannya ke jagat maya. Untuk memasarkan produk-produk kerajinannya Bimbo aktif menggunakan media sosial seperti facebook untuk memajang foto-foto produk kerajinannya. Sedangkan WhatsApp dimanfaatkan untuk komunikasi dengan pembeli.

“Untuk yang tertarik ingin membeli bisa langsung memesan lewat whatsapp atau telepon,” ucapnya.

BACA :  Dukung Kreativitas Anak, Bupati Sanjaya Buka Pawai Ogoh-Ogoh Mini Festival Ogoh-Ogoh Singasana Tahun 2024

Pelaku UKM seperti Bimbo ini memproduksi kerajinan anyaman bambu unggulan yang menjadi identitas Buleleng. Untuk itu, sebagai masyarakat Buleleng ayo kita dukung bangkitnya UKM Buleleng.

Sumber : Kominfosanti

Editor : Oka Suryawan

RELATED ARTICLES

ADS

spot_img

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -

Most Popular