Kadis Pariwisata KLungkung  Drs Nengah Sukasta
Kadis Pariwisata KLungkung  Drs Nengah Sukasta
sewa motor matic murah dibali

SEMARAPURA, balipuspanews.com. – Klungkung terus berupaya menggalakkan promosi Pariwisata untuk menggenjot kepariwisataan Klungkung kedepan.

Untuk itu Dinas Pariwisata segera akan menggelar melaksanakan festival surfing dan festival Nusa Penida untuk tahun ini. Hal itu dikemukakan langsung oleh Kadis Pariwisata KLungkung  Drs Nengah Sukasta Rabu(22/5) .

Menurut Sukasta Dinas Pariwisata Klungkung  sudah mengajukan pendanaan kegiatan Festival tersebut ke Departemen Pariwisata pusat di Jakarta.

“ Rencananya  kedua festival tersebut hampir bakal  menghabiskan  sekitar Rp 700 juta untuk biaya Spanduk, Baliho maupun panggung nantinya. Dimana biaya tersebut dibelikan bagian-bagian mana yang bisa diusulkan akan diberikan konstribusi oleh pusat,”ujarnya .

Lebih jauh dirinya menyatakan bahwa dana tidak sepenuhnya yang dimintakan  bantuan  ke pusat hanya bantuan  alat peraga baliho, panggung dan beberapa kaos . Ini sebagai stimulus pendukung untuk memajukan kepariwisataan di Klungkung.

Diakuinya program kegiatan penyelenggaraan Festival ini dalam rangka promosi pariwisata. Sebelumnya diakui selama ini belum pernah mendapat bantuan cuma sempat mendapat bantuan pendanaan baju kaos saja dan spanduk dan topi untuk kegiatan Festival yang pernah digelar.

Menurutnya kegiatan Festival Surfing ini bakal dilaksanakan bulan Juni sementara itu Festival Nusa Penida  akan dilaksanakan bulan Agustus 2019 nanti.

“ Untuk kegiatan festival surfing ini sudah berlangsung yang ketiga kalinya ,dan untuk surfing akan dilombakan dua kategori lokal dan internasional,”jelasnya.

Untuk memajukan kalender kepariwisataan di KLungkung menurutnya  saat ini kalender kegiatan festival sudah masuk di Kementerian  Kepariwisataan  Pusat.

Namun kertika ditanya apa konstribusi kepada daerah bagi tempat tempat wisata di Nusa Penida? Menurut Sukasta samnpai saat ini belum ada konstribusinya ke Pemda Klungkung .

“ Memang kebanyakan lokasi wisata di Nusa Penida milik pribadi ,sehingga sulit untuk melakukan pungutan retribusi kepada wisatawan.

“ Kita takutnya nanti jika kita lakukan pungutan retribusi nanti dituding pungli. Untuk itu kita sedang godog payung hukumnya agar bisa segera ada pemasukan konstribusi ke Pemda Klungkung,”pungkasnya.Roni. (rls/bpn/tim)

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here