Tes urine 20 personel militer dan pegawai negeri sipil (PNS) Kodim 1626/Bangli
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Bangli, balipuspanews.com -Dandim 1626/Bangli Letkol CPN Andy Pranoto melakukan gebrakan spontan, usai pelaksanaan upacara tujuh belasan dan pemberian ucapan Selamat Hari Raya Nyepi  Tahun Baru Caka 1940/2018 M,

Saat itu, di mana sejumlah anggota secara acak dilaksanakan tes urine, Senin (19/03) bertempat di Makodim setempat.

“Kesempatan kali ini pemeriksaan tes urine secara acak tersebut menyasar kepada sebanyak 20 personel militer dan pegawai negeri sipil (PNS) Kodim 1626/Bangli,” ujar Dandim.

Pelaksanaan tes urine ini dilaksanakan oleh Staf Intelijen Kodim 1626/Bangli,  yang dimaksudkan sebagai upaya pengamanan tubuh atau pengamanan internal terhadap seluruh personel, agar jangan sampai ada yang bermain-main dengan narkoba. Mulai dari memakai, menggedarkan atau ikut menjadi pengedar dan bandarnya.

Hal ini sangat tidak dibenarkan dan dilarang bagi siapapun, termasuk bagi personel Kodim 1626/Bangli. Bila sampai ada yang ketahuan atau kedapatan menggunakan barang haram tersebut, maka akan berhadapan dengan konsekuensi hukum yang berlaku di internal TNI atau sesuai UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Konsekuensi hukumnya sangat berat, mulai dari penjara sampai hukuman mati.

Menurutnya, untuk itu satuan melaksanakan kegiatan pemeriksaan/tes urine guna memastikan setiap personel terbebas dan bersih dari narkoba.

Dandim juga berterima kasih dari hasil pemeriksaan secara acak tersebut belum ada anggota yang terindikasi menggunakan narkoba.

“Kondisi ini harus dipertahankan jangan sampai ada anggota terlibat serta kita nyatakan secara tegas perang terhadap narkoba. Karena narkoba merupakan salah satu  bahaya yang dapat mengancam eksistensi kehidupan berbangsa dan bernegara,”  ujar Dandim.

Salah satu personel Makodim 1626 /Bangli Serda I Nengah Arthawan saat dikonfirmasi terkait kegiatan ini menyatakan, setuju dan apresiasi pada kegiatan tes urine dadakan ini.

“Kapanpun dan di manapun kita siap untuk dicek, karena kita pastikan tidak terlibat masalah arkoba dan juga sangat mendukung upaya pemerintah dalam memerangi bahaya Narkoba termasuk di lingkungan TNI,” ujarnya. (bp)

Tinggalkan Komentar...