Koki Asal Swedia Meninggal di Kamar Apartemen

Ilustrasi
Ilustrasi

DENPASAR, balipuspanews.com – Koki asal Swedia berinisial JM,48, ditemukan tak bernyawa di apartemen miliknya di Jalan Sudamala Gang I, Sanur, pada Minggu (25/7/2021) sekitar pukul 08.30 WITA. Belum diketahui penyebab kematian korban. Polisi hanya menemukan 2 strip obat panadol di kamar apartemen.

Sementara dari informasi di lapangan, JM bekerja sebagai koki Restaurant Lemo Beach Jalan Duyung, Sanur. Kematian pria kelahiran 1973 itu awalnya dicurigai oleh MK pemilik Restaurant Lemo Beach Cafe ditempat korban bekerja. Saksi heran dan curiga karena saat dihubungi via telpon korban tidak meresponnya.

Sehingga ia menyuruh anak buahnya saksi DO untuk mengecek korban ke apartemennya.

“Saksi DO diminta untuk mengecek korban karena tak pernah respons saat ditelepon,” ujar sumber, Minggu (25/7/2021).

Baca Juga :  Cegah Pasokan Narkoba Akhir Tahun, BNN Gelar Operasi di Seluruh Indonesia

Saksi tiba di apartemen korban dan mengetuk pintu yang tidak terkunci, sehingga pintunya terbuka sendiri. Saksi kaget melihat korban terbaring di sofa hanya mengenakan celana dalam dan wajah pucat. Setelah didekati ternyata korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.

“Saksi mendapati koki restoran itu meninggal di sofa. Korban diduga sakit,” beber sumber lagi.

Sementara dari keterangan penghuni kamar lainnya, ND,35, korban sejak 2 hari belakangan ini tidak pernah keluar rumah. Saksi tidak mengetahui jika tetangganya itu sudah meninggal di kamar apartemen.

“Ya benar sudah 2 hari tidak keluar kamar tapi ternyata sudah meninggal,” ungkap saksi.

Selanjutnya, kejadian itu lalu dilaporkan ke polisi. Sekitar pukul 09.45 WITA tim identifikasi Polresta Denpasar mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Hasil pemeriksaan luar pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

Baca Juga :  Di Kapal Selam KRI Alugoro-405, Puan Terima Brevet Kehormatan TNI AL

Kasubag Humas Polresta Denpasar Iptu Ketut Sukadi yang dihubungi mengatakan pihaknya menduga korban meninggal karena sakit. Namun untuk lebih jelasnya masih menunggu pengecekan ke pihak tim medis.

“Masih kami cek,” ujarnya.

Penulis : Kontributor Denpasar 

Editor : Oka Suryawan