DPD KOMBATAN I Nyoman Sudarsana dengan Panitia HUT Balipuspanews
DPD KOMBATAN I Nyoman Sudarsana dengan Panitia HUT Balipuspanews
sewa motor matic murah dibali

MANGUPURA, balipuspanews.com- Dewan Pimpinan Daerah Komunitas Banteng Asli Nusantara (KOMBATAN) Bali siap bersinergi dengan media online balipuspanews dalam aksi makedas-kedas bertajuk “dari mata hati untuk mata air ” yang akan digelar serangkaian HUT ke -3 balipuspanews yang dipusatkan di pura Batukaru, Desa Wongaya Gede, Kecamatan Penebel, Tabanan pada hari Minggu (10/11/2019).

BERITA TERKAIT: 

“Ya saya siap bersinergi, nanti saya akan kerahkan puluhan anggota untuk ikut bersama membersihkan areal pura,” jelas Ketua DPD KOMBATAN Bali, I Nyoman Sudarsana ketika penanggungjawab acara mekedas kedas balipuspanews, Putu Artayasa melakukan pertemuan di kawasan Mangupura Badung, Kamis (27/6/2019).

Pihaknya menyambut baik apa yang menjadi agenda balipuspanews, Kombatan merupakan organisasi nasionalis dan kemasyakatan memiliki visi yang sama untuk menunjukkan kepedulian kepada masyarakat termasuk lingkungan.

Untuk itu pihaknya bersedia menyukseskan aksi mekedas-kedas bulan November nanti.

Disebut Sudarsana apa yang nantinya digelar merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan, lebih-lebih aksi ini dipusatkan di mata air pada kawasan suci pura Batukaru.

“Kepedulian terhadap lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama, bukan tugas pemerintah, tokoh masyarakat saja namun semua elemen masyarakat harus peduli terhadap lingkungan,” imbuhnya pria berkacamata ini.

Selain itu, aksi makedas-kedas juga bentuk penerapan ajaran agama Hindu yaitu Tri Hita Karana yang berarti tiga Penyebab Kebahagiaan, yang terdiri dari Parhyangan hubungan baik dengan Tuhan atau Ida Sang Hyang Widhi Wasa sudah diterapkan melalui “makedas” atau bersih bersih  dilingkungan pura, palemahan diwujudkan dengan membersihkan lingkungan dan menjaga keasrian alam, dan yang terakhir Pawongan hubungan baik antar manusia, dalam hal ini organisasi KOMBATAN dengan awak media.

Disamping itu, pihaknya juga berharap aksi seperti ini menjadi contoh dan patut digaungkan agar makin banyak orang yang peduli terhadap lingkungan untuk mendukung program Pemprov Bali Nangun Sat Kerti Loka Bali dengan makedas-kedas turut menjaga alam sekaligus melestarikan keberadaan mata air serta jauh dari sampah plastik.

“Walaupun aksi ini kecil dengan makedas-kedas, namun akan berdampak besar. Merupakan kegiatan mulia, turut menjaga kebersihan lingkungan dan menjaga pura Barukaru yang merupakan tempat suci yang menjadi Cagar Budaya tercemar akibat sampah,” Sudarsana memungkasi. (bud/bpn/tim).

Comments are closed.