Ketut Sudikerta menyapa warga, saat menjalani tes kesehatan di Wing Amerta RSUP Sanglah Denpasar
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Denpasar, balipuspanews.com – Pasangan calon (Paslon) Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta) yang diusung Koalisi Rakyat Bali (KRB), menjalani tes kesehatan di Wing Amerta RSUP Sanglah Denpasar, pada Kamis (11/1).

Paslon Mantra-Kerta terlihat kompak memakai warna baju putih saat akan jalani tes kesehatan. “Saya memakai baju warna putih sama dengan Bapak Sudikerta lantaran habis olahraga. Ya tadi habis olahraga, dan sebelum tes kesehatan saya juga sudah menjalani puasa 12 jam, hanya minum air putih saja,” ujar Rai Mantra.

Hal serupa juga dikatakan oleh Sudikerta, dan menambahkan kalau sebelum menjalani tes kesehatan pihaknya tidak ada persiapan khusus.

“Kami siap diperiksa kesehatannya, sebelumnya saya juga menjalani aktivitas seperti biasa dalam melayani masyarakat,” ujarnya.

Sama seperti pasangan Wayan Koster dan Tjokorda Artha Ardhana Sukawati alias Cok Ace (KBS-ACE) sehari sebelumnya, pemeriksaan Mantra-Kerta dimulai sekitar pukul 07.15 Wita dan berakhir Pukul 16.00 Wita. Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan tim dokter RSUP Sanglah, meliputi pemeriksaan fisik, psikiatri, psikologi, dan bebas narkoba. Khusus pemeriksaan narkoba, dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali, di RSUP Sanglah.

Menurut Ketua KPU Bali Dewa Kade Wiarsa Raka Sandhi, jadwal pemeriksaan kesehatan ini sesuai dengan jadwal pendaftaran pasangan calon ke KPU Bali.

“Calon yang menjalani tes kesehatan di hari kedua ini merupakan pasangan yang mendaftarkan diri hari pada kedua pendaftaran ke KPU Bali, Selasa, 9 Januari 2018, dan khusus untuk pemeriksaan rohani dan psikologis pasangan calon, dijadwalkan berlangsung tanggal 13 Januari mendatang,” kata Raka Sandhi.

Sementara Ketua Tim Pemeriksaan Kesehatan RSUP Sanglah, dr Ketut Sudartana SpB (K) mengatakan, pemeriksaan kesehatan mulai dari jasmani, seperti penyakit dalam, jantung, paru-paru, mata, THT, bedah umum, bedah ortopedi, dan lain-lain. Cek lab juga ada yang wajib dikerjakan, seperti fungsi hati, fungsi ginjal, kolesterol. Termasuk juga pemeriksaan tes narkoba yang dilakukan oleh pihak BNN Provinsi Bali. Untuk pemeriksaan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur ini, RSUP Sanglah menerjunkan belasan orang dokter spesialis. Mulai dari spesialis penyakit dalam, bedah ortopedi, bedah urologi, jantung, paru, mata, THT, psikiatri, gigi dan mulut, obgin, dan lainnya.

Hasil pemeriksaan kesehatan ini akan menentukan apakah pasangan calon sehat secara medis dan layak menjadi calon kepala daerah. “Yang bersangkutan (pasangan calon) akan diperiksa secara medis, apakah mampu atau tidak menjadi kepala daerah selama lima tahun ke depan,” ujarnya.

Hasil pemeriksaan kesehatan pasangan calon ini nantinya akan dikumpulkan tim dokter, lalu disimpulkan. “Hasilnya kita kumpulkan dan resumekan, agar bisa dikumpulkan pada 16 Januari ke KPU. Rapat final tim dokter akan dilakukan 15 Januari,” kata Sudartana.

Selain calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali Mantra-Kerta, yang menjalani tes kesehatan di Rumah Sakit Sanglah pada Kamis (11/1) ada juga dari calon Bupati dan Wakil Bupati dari Kabupaten Kelungkung dan Gianyar.

Tinggalkan Komentar...