Sabtu, Oktober 24, 2020
Beranda Bali Klungkung Komunitas Brotherhood Kunjungi penderita Hedrosepalus Gde Raditya

Komunitas Brotherhood Kunjungi penderita Hedrosepalus Gde Raditya

SEMARAPURA,balipuspanews.com -Kepedulian komunitas Persaudaraan Brotherhood Klungkung terhadap sesama utamanya warga yang kurang mampu maupun yang mengalami kelainan fisik ,patut diacungi jempol.

Betapa tidak komunitas yang terdiri dari kelompok masyarakat yang peduli kemanusiaan yang ada di Klungkung ini terus berkonstribusi menyambangi kelompok masyarakat maupun masyarakat kecil sebagai wujud kepeduliannya. Komunitas kemanusiaan yang dikomandani Dewa Gede Agung Mahaputra ini secara khusus disela sela kesibukan warga mempersiapkan penyambutan hari raya Nyepi  pada Sabtu 2 Maret 2019 mengunjungi warga yang mengalami kelainan fisik penderita Hedrosepalus I Gede Raditya(14)  ,anak dari I wayan Sunarta (36)dan istrinya Kadek Parwati (31) yang beralamat di Banjar Jelantik Kuribatu Desa Tojan, Klungkung.

Ketua Komunitas Brotherhood KLungkung Dewa Gde Agung Mahaputra dihubungi Minggu(3/3/2019)menyatakan bahwa komunitasnya secara khusus ditengah tengah kesibukan untuk mendak Ide Betare Luhur Besakih  yang akan melasti ke Segara Watu Klotok pada Sabtu(2/3/2019) ,mendengar ada warga yang menderita Hedrosepalus yang sudah bertahun tahun hanya bisa beraktivitas ditempat tidur semata.

Untuk itu dirinya bersama anggota komunitas secara spontan urunan untuk mengunjungi sekaligus memberikan bantuan sekedarnya kepada penderita Hedrosepalus Gde Raditya ini.

” Melihat kondisinya Gde Raditya kita terenyuh atas kondisinya yang sudahg seharusnya menginjak usia remaja . Dan kita ulurkan bantuan sekedarnya sebagai wujud kepedulian kami dengan sesam ,”ujar tokoh Banjar Kartini kota Semarapura ini .

Sementara itu Wayan Sunarta ditemui dirumahnya menyatakan rasa trimakasihnya kepada komunitas Brotherhood Klungkung ini yang tanpa disangka sangka mengunjungi keluarganya yaitu anaknya yang mengalami Hedrosepalus sejak kelahirannya.

“ Saya terharu dengan kedatangan Komunitas Brotherhood Klungkung ini yang begitu peduli dengan keluarga kami yang mengalami sakit Hedrosepalus ini. Semoga ketulusan Brotherhood Klungkung ini mendapatkan pahala dari Ide Shang Hyang Widi,”terang Sunarta terharu.

Dari pantauan dirumahnya memang Gde Raditya yang sudah menginjak remaja ini ,kondisi fisiknya masih tampak lemah seperti bayi yang hanya bisa menangis dan tertidur dibalai balai khusus yang dibuat orang tuanya untuk Gde ini.

Menurut ibunya Kadek Partini dirinya sudah pasrah menjaga anaknya yang satu ini dari 3 anak yang dimilikinya .Kedua anaknya yang lain kondisinya normal saja hanya Gde Raditya inilah yang mengalami kelainan pembengkakkan dikepalanya .” Saya sudah biasa melayani anak saya Gde yang kondisinya seperti ini,walaupun dulu sudah pernah dioperasi namun kondisinya tetap saja hanya bisa tergolek lemas ditempat tidur kesehariannya,”ujar Kadek tabah sehingga dirinya harus selalu siaga menjaga Gede jika sewaktu waktu minta makan maupun buang air.

Kondisi keluarga ini sangat memprihatinkan, karena kehidupan mereka hanya ditopang orang tuanya gede yaitu  I Wayan Sunarta yang berprofesi sebagai sopir angkutan wisata semata.(Roni/bpn/tim)

 

- Advertisement -

Warga Temukan Orok di Parit Areal Jogging Track Sanur Kauh

SANUR, balipuspanews.com - Penemuan orok membusuk berlangsung di pinggir parit areal jongging track di Jalan Prapat Baris, Sanur Kauh, Denpasar Selatan, Jumat (23/10/2020) sekitar...

Tak Hiraukan Teguran, Pabrik Penyulingan Daun Cengkeh Akhirnya Ditutup Paksa

Sebuah tempat usaha penyulingan daun cengkeh yang berada di Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada ditutup paksa oleh tim Satpol PP Kabupaten Buleleng. Hal itu dilakukan sebab pemilik tempat tidak menghiaraukan teguran petugas, sehingga Pol PP lalu bertindak tegas menutup paksa usaha penyulingan daun cengkeh yang beroperasi dan dianggap menimbulkan polusi udara.
Member of