Ketua Komisi IV DPRD Buleleng, Luh Hesti Ranitasari.
sewa motor matic murah dibali

SINGARAJA, balipuspanews.com — Komisi IV DPRD Buleleng segera mengusulkan rehabilitasi terhadap bangunan kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Buleleng. Pasalnya, bangunan tua bekas Departemen Perdagangan itu kondisinya cukup memprihatinkan, bahkan berpotensi membahayakan keselamatan para pegawai di kantor tersebut.

 

Kerusakan terjadi di beberapa bagian seperti dinding tembok retak, plafon nyaris ambrol, atap bangunan banyak bocor. Kondisi ruangan mengalami kerusakan diantaranya, dibagian SIPKD dan bidang HI. Bagian atap plafon diatas dua ruangan kantor itu nyaris ambrol.

 

“Setelah kita tinjau langsung, memang kantor Disnaker membutuhkan renovasi. Banyak atap yang sudah bocor dan keropos. Plafon di beberapa ruangan pelayanan nyaris ambrol. Tentu sangat membahayakan jika plafon itu tiba-tiba ambruk,” kata Ketua Komisi IV DPRD Buleleng, Luh Hesti Ranitasari, Rabu (13/11) sore.

 

Imbuh Rani, pihaknya akan mengusulkan rehabilitasi kantor Disnaker dalam anggaran APBD tahun 2020 mendatang.

 

“Kantor Disnaker ini, katanya bekas Departemen Perdagangan di era Bupati Tastra. Ya, bangunan tua ini sudah ada sebelum otonomi daerah,” terangnya.

 

Disinggung soal kategori rehab, Srikandi Demokrat asal desa Tamblang, Kecamatan Kubutambahan, berencana akan mengusulkan kategori rehab ringan atau sedang.

“Kami akan kawal usulan rehab agar teralisasi di tahun anggaran 2020, demi peningkatan pelayanan masyarakat. Anggaran dibutuhkan berkisar Rp 200-300 juta,” tutupnya.