Nampak kamar kos terbakar yang menyebabkan kerugian material ratusan juta rupiah
Nampak kamar kos terbakar yang menyebabkan kerugian material ratusan juta rupiah

DENPASAR, balipuspanews.com- Warga jalan Gunung Soputan, Gang Subali IX Denpasar Barat Kamis (9/1/2020) siang geger. Mereka dikejutkan terbakarnya delapan unit rumah kost yang menyebabkan kerugian material hingga ratusan juta itu.

Kebakaran itu berlangsung sekitar pukul 11.30 Wita, setelah asap membumbung tinggi disertai kobaran api di salah satu kamar penguni kos nomor 1. Menurut Mita, penghuni kos, kamar yang terbakar itu ditempati seorang bocah berusia 7 tahun yang ditinggal pergi orang tuanya.

“Kebakaran bersumber dari kamar nomor 1. Di kamar itu ditinggal oleh anak 7 tahun. Ayahnya pergi bekerja,” kata Mita dilokasi kejadian, Kamis (9/1/2020).

Setelah api berkobar besar di kamar, anak tersebut kabur dan melaporkannya ke saksi Mita untuk minta dipadamkan. Mendengar ada kebakaran, Mita lantas teriak dan mengambil anaknya serta membangunkan ibunya.

“Saya kemudian membangunkan penghuni kos yang lain, kemudian mengambil anak dan kami langsung lompat lewat tembok untuk menyelamatkan diri, yang kami bisa selamatkan keluarga saja dan HP yang lainnya habis terbakar. Api begitu cepat membesar, merembet ke kamar lain hingga 8 kamar itu habis,” terangnya.

Ibu rumah tangga ini mengatakan akibat kebakaran tersebut membuat dirinya menderita. Mita yang tinggal bersama suami dan ibunya serta seorang anaknya tersebut kini harus mengungsi atau tinggal sementara di toko kecil milik suaminya di karenakan peristiwa naas tersebut.

” Saya sekarang mengungsi bersama keluarga di toko kami di Teuku Umar Barat,” tuturnya  sedih.

Sementara itu, si jago merah membakar habis 8 unit rumah dilokasi kejadian. Apesnya, para penghuni kos tidak sempat menyelamatkan barang-brang berharga miliknya. Seperti TV, kulkas, laptop dan sejumlah barang rumah tangga lainnya.

Keterangan terpisah, Kepala BPBD Kota Denpasar Ida Bagus Joni Ari mengatakan bahwa kosan tersebut milik warga bernama Saipudin, 44. Dia pun menduga kebakaran dipicu korsleting arus listrik.

“Luas area yang terbakar sekitar 2 are. Dugaannya karena korsleting listrik,” terangnya.(pl/tim/bpn)