Koster Sediakan Arak Bali Panggung Terhormat di Dunia Pariwisata

Gubernur Bali, Wayan Koster saat melakukan kunjungan kerja ke Desa Tri Eka Buana, Sidemen, Karangasem, Sabtu (8/8).
Gubernur Bali, Wayan Koster saat melakukan kunjungan kerja ke Desa Tri Eka Buana, Sidemen, Karangasem, Sabtu (8/8).

KARANGASEM, balipuspanews.com – Gubernur Bali Wayan Koster menjadikan arak Bali menjadi industri minuman khas Bali sebagai produk unggulan dunia pariwisata.

Dimana dulu produk ini dimusuhi, namun sekarang mendapat panggung terhormat, sejak diterbitkannya Peraturan Gubernur tentang tata kelola minuman fermentasi.

“Dengan Pergub Bali Nomor 1 tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali, saya merasa bersyukur, para petani kita memiliki payung hukum, dan secara tidak langsung minuman Arak ini akan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Karangasem dan Bali,” kata Gubernur Bali, Wayan Koster saat melakukan kunjungan kerja ke Desa Tri Eka Buana, Sidemen, Karangasem, Sabtu (8/8).

Sambutan Gubernur disambut riuh tepuk tangan oleh petani arak asal Desa Tri Eka Buana, dalam kunjungan yang didampingi bersama Wagub, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace), Sekda Provinsi Bali, Dewa Made Indra, Ketua DPRD Karangasem, I Gede Dana, serta seluruh Kepala OPD di lingkungan Pemprov Bali.

Lebih lanjut Wayan Koster mengungkapkan perjuangannya untuk menjadikan minuman warisan leluhur khas Bali ini mendapatkan panggung terhormat sudah mulai dilakoni oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini saat melakukan Tos Arak Bali bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wishnutama Kusubandio, Kamis (30/7) saat Deklarasi Program Kepariwisataan Dalam Tatanan Kehidupan Bali Era Baru dan Digitalisasi Pariwisata Berbasis QRIS di Kawasan Pariwisata Terpadu ITDC Nusa Dua.

“Setiap dinner, tamu saat ini harus wajib dijamu dengan Arak satu seloki. Jadi Pak Wagub Bali yang juga sebagai Ketua PHRI saya minta agar Arak ini dipromosikan ke hotel dan restaurant. Sehingga kegiatan pariwisata, orang yang berkunjung ke Bali membawa oleh-oleh Arak Bali,” harapnya.

Penulis/Editor : Budiarta/Oka Suryawan