Minggu, April 14, 2024
BerandaNewsHukum & KriminalKPPPA Kecam Tindak Kekerasan Seksual Guru SMP di Batang Jateng

KPPPA Kecam Tindak Kekerasan Seksual Guru SMP di Batang Jateng

JAKARTA, balipuspanews.com – Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) mengecam tindak kekerasan seksual yang dilakukan seorang guru agama di SMP terhadap sejumlah pelajar di Batang, Jawa Tengah. Korban diduga mencapai puluhan pelajar, sementara yang berani melapor baru tujuh orang.

“Apabila ada pelajar yang menjadi korban kekerasan seksual guru agama di SMP di Batang, kami harapkan dapat berani melapor. Kami juga mendorong orang tua atau wali dapat memberikan dukungan kepada anak agar berani bicara. Hanya dengan bicara dan berani melapor, kasus ini bisa diusut tuntas, hukum ditegakkan, dan pelakunya dihukum seberat-beratnya sesuai peraturan perundang–undangan yang berlaku,” kata Deputi Bidang Perlindungan Khusus Anak, KemenPPPA, Nahar pada rilis Minggu (4/9/2022).

Nahar menegaskan, dengan terungkapnya seseorang sebagai korban kekerasan seksual, maka dapat diberikan bantuan pemulihan terhadap korban oleh ahli psikolog/psikiater dan pendampingan oleh pekerja sosial. Hal ini dilakukan mengingat korban telah melewati pengalaman traumatis yang dapat menyisakan tekanan mental dalam waktu berkepanjangan.

Selain itu, Nahar juga meminta kepada masyarakat untuk tidak memberi stigma atau pandangan negatif terhadap korban kekerasan seksual. Justru, korban dan keluarganya membutuhkan dukungan dari masyarakat untuk dapat menjalani kehidupan sosialnya dengan normal dan tumbuh kembang anak dapat terjamin dengan baik.

BACA :  Jelang Arus Balik Lebaran, Menko PMK Tinjau Kesiapan Sejumlah Titik Penyeberangan Lampung-Banten

“KemenPPPA memberikan perhatian serius dalam memastikan korban mendapatkan pemulihan korban. Jangan takut melapor, dan menganggapnya sebagai aib. Kami mengharapkan masyarakat setempat agar turut mendukung korban. Kami juga mengajak semua pihak untuk berani melawan kekerasan seksual dengan berani bicara dan berani melapor,” tutup Nahar.

Penulis/editor : Ivan Iskandaria.

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -
- Advertisment -
TS Poll - Loading poll ...

Most Popular