Dua paslon Bupati Klungkung tampak bergandengan tangan di depan KPU
Advertisement
download aplikasi Balipuspanews di google Playstore

Semarapura,balipuspanews.com- KPU Klungkung menggelar rapat pleno penetapan paslon Bupati/Wabup Nyoman Suwirta–Made Kasta dan paslon Bupati/Wabup Cok Bagus Oka–Ketut Mandia, di Semarapura, Senin (12/2).

Rapat yang dipimpin Ketua KPU Klungkung Made Kariada, dihadiri paslon Bupati/Wabup Nyoman Suwirta-Made Kasta (Suwasta) serta paslon Bupati/Wabup Cok Bagus Oka–Ketut Mandia (Bagia). Namun paslon paket Bagia hanya dihadiri calon Bupati Cok Bagus Oka, tanpa kehadiran calon Wabup Ketut Mandia.

Penetapan kedua paslon kandidat calon Bupati/Wabup Klungkung ini berlangsung dalam suasana sejuk dan damai, walaupun kehadiran pentolan partai pendukung kedua kubu bakal calon tersebut, sepat memenuhi area Kantor KPU Klungkung.

Ketua KPU Klungkung Made Kariada menyebutkan, nantinya baliho yang dipasang akan disesuaikan dengan alat peraga kampanye dan bahan kampanye, serta tempat pemasangannya juga akan disesuaikan dan diatur sesuai ketentuan.

Sementara itu untuk sumbangan dari perseorangan kepada paslon, lanjut dia, diperbolehkan maksimal sebesar Rp75 juta, dan dari perseroan berbadan hukum sebesar Rp750 juta. “Sumbangan untuk kedua paslon diperbolehkan dari perseorangan maksimal sebesar Rp75 juta, dan dari kelompok berbadan hukum maksimal sebesar Rp750 juta,” ujarnya, menandaskan.

Usai penetapan kedua paslon tersebut, calon bupati Suwirta saat ditemui menyebutkan, pihaknya siap mentaati segala peraturan yang ditetapkan KPU Klungkung. Suwirta mengaku bersama para relawan akan berupaya untuk menghindari segala bentuk pelanggaran. “Tim work dengan visi misi yang telah digariskan, akan segera bergerak dan sangat siap menghadapi masa kampanye. Ya minimal 4 kali kita turun nanti,” ujar calon bupati yang incumbent itu.

Sementara calon bupati Cok Bagus Oka menyebutkan pihaknya sangat siap memenangkan Pilkada Klungkung nanti. Cok Oka mengaku melalui partai pendukung akan mensosialisasikan misi, dan yakin akan memenangkan pertarungan dalam ajang Pilkada Klungkung 2018 ini.

Terkait pengunduran dirinya sebagai PNS, ia mengharapkan SK-nya segera bisa turun sebelum sebelum pilkada digelar. “Jika perlu dalam bulan ini sudah ada SK pengunduran diri saya. Jangan sampai SK pengunduran molor, sehingga keikutsertaan saya di Pilkada Klungkung bisa dianulir oleh KPU nanti,” katanya, mengharapkan.

Guna menjamin kondisi kamtibmas yang mantap, Polres Klungkung pada kegiatan tersebut menurunkan ratusan personel di sejumlah tempat. Selain sepanjang siang itu, polisi juga dijadualkan akan diterjunkan pada hari Selasa (13/2), untuk mengamankan jalannya proses pengundian nomor urut paslon Bupati dan Wakil Bupati Klungkung.

Dalam pengamanan ini dipimpin Kabagops Polres Klungkung Kompol Nyoman Suarsika, yang bertindak selaku Karendal Operasi, didampingi Kasat Intel AKP I wayan Sueca SPd, Kasat Sabhara AKP I Putu Ardika SH, Kasatlantas AKP Taufan Rizaldi SiK, dan Kapolsek Klungkung Kompol Wayan Sarjana SH MH.

Kabagops mengatakan, pengamanan dilaksanakan guna mengantisipasi munculnya hal-hal yang tidak diinginkan bersama. Dengan demikian, semua tahapan pilkada diharapkan dapat berlangsung dengan tertib, aman dan lancar. (Roni)

Advertisement

Tinggalkan Komentar...