Sabtu, Juli 20, 2024
BerandaJembranaKran Megumi Terbengkalai

Kran Megumi Terbengkalai

NEGARA, balipuspanews.com- Aset air Megumi yang terpasang di kantor-kantor Pemkab Jembrana sampai saat ini belum bisa dimanfaatkan. Padahal jaringan air Megumi itu dipasang dengan anggaran miliar rupiah.

Jaringan air Megumi itu dipasang pada masa bupati I Gede Winasa. Pemasangan jaringan air Megumi dari pabrik di desa Perancak, Jembrana dengan anggaran Rp.2.5 miliar itu selain untuk menyiapkan air siap minum bagi pegawai juga untu mendongkrak pemasaran air minum yang diolah dari air laut itu yang memang sejak pabrik dibangun selalu merugi. Setelah jaringan terpasang termasuk wastafel yang dilengkapi dengan kran air Megumi terpasang hingga kini tidak bisa dimanfaatkan.

Air Megumi tidak mengalir lantaran pabrinya tutup dan dipindah ke TPA Peh karena kontrak lahan untuk pabrik habis.

“Sejak dipasang jaringan air Megumi itu tidak mengalir sampai sekarang. Pabriknya juga sudah tdiak ada,”ujar a beberapa pegawai Pemkab, Rabu (27/11). Karena tidak bisa digunakan, maka kran dan wastafel Megumi itu terbengkalai dan hanya menjadi pajangan di kantor-kantor pemkab Jembrana.

BACA :  Pujawali di Pura Dang Kahyangan Jati

Beberapa asset itu juga sudah ada yang dicopot saar renovasi gedung. Tetapi banyak juga yang masih terpasang seperti di gedung Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga masih ada dua unit wastafel yang masih terpajang.

Disisi lain ketua Komisi 2 DPRD Jembrana Ketut Suastika mengatakan pemasangan jaringan air Megumi itu memang program dan ide bagus Bupati I Gede Winasa. Namun karena ada kendala program itu tidak jalan

“Jika jalan dengan baik maka bisa bermanfaat,” ujarnya.(nm/bpn/tim)

RELATED ARTICLES

ADS

- Advertisment -

Most Popular